Gelandang dan Pengemis di Padang Panjang Berasal dari Luar Kota, Ini Faktanya -->

AdSense New

Gelandang dan Pengemis di Padang Panjang Berasal dari Luar Kota, Ini Faktanya

Selasa, 24 Februari 2026

 

Salah seorang gelandang dan pengemis yang terjaring. Setelah didata gepeng dipulangkan ke daerah asal.

Padang Panjang, fajarsumbar.com - Untuk ketertiban dan kenyamanan, Dinas Sosial PPKBPPPA melakukan razia terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan Pasar Pusat, Senin (23/2). 


Puluhan gepeng yang terjaring umumnya berasal dari luar kota. Razia menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Bidang Pasar Dinas Perdakop UKM, Satpol PP dan Damkar, serta anggota Polres Padang Panjang

Razia  ini bagian dari penegakan Perda yang melarang praktik mengemis di fasilitas umum, pasar, persimpangan jalan, dan rumah ibadah.


Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Dr. Winarno menjelaskan, razia kali ini tidak semata-mata bersifat penindakan, melainkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis melalui pembinaan serta pendataan.


“Kami mengutamakan langkah persuasif. Jika ditemukan warga yang benar-benar dalam kondisi telantar dan membutuhkan bantuan, akan dilakukan asesmen untuk menentukan bentuk pendampingan yang tepat,” jelasnya.


Kabid Pelayanan, Penanganan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial PPKBPPPA, Syafriman Thaib menyebut adanya indikasi praktik terorganisir di lapangan.


“Ada dugaan keterlibatan ‘joki’ dalam aktivitas ini yang sedang kami dalami. Namun bagi warga yang memang membutuhkan, akan diberikan pembinaan dan dirujuk untuk penanganan lanjutan sesuai prosedur,” jelasnya.


Terpisah Walikota, Hendri Arnis menegaskan, penertiban dilakukan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi eksploitasi.


“Kita ingin Kota Padang Panjang tertib, aman, dan nyaman, terutama di bulan Ramadan. Penertiban ini juga memastikan bahwa penanganan sosial berjalan tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” tegasnya.


Berdasarkan hasil pendataan, sebagian besar gepeng yang terjaring berasal dari luar Kota Padang Panjang. Penertiban dilaksanakan secara rutin setiap hari balai (Senin dan Jumat). (syam)