Grand Final Seru! Empat Klub Takraw Rebut Piala LIMKOS Sedunia di Basuang Padang Pariaman -->

AdSense New

Grand Final Seru! Empat Klub Takraw Rebut Piala LIMKOS Sedunia di Basuang Padang Pariaman

Jumat, 06 Februari 2026
Ketua LIMKOS Jakarta, Ismet Jaya Piliang bersama Panitia, Wasit dan Klub yang akan berlaga (foto.dok.isjp) 

Kampung Dalam - Atmosfer olahraga tradisional kembali membara di Padang Pariaman. Open Turnamen Sepak Takraw Tingkat Sumatera Barat resmi memasuki babak Grand Final yang akan digelar Sabtu sore hingga malam (7/2/2026) di Lapangan Sepak Takraw Balai Basuang, Nagari Sikucua, Kecamatan V Koto.


Empat klub terbaik dipastikan bertarung memperebutkan Piala Bergilir LIMKOS Sedunia yang sarat gengsi dan kebanggaan daerah.


Empat tim yang lolos ke partai puncak yakni GESIT dari Padang Pariaman, STC dari Pasaman Barat, LIMKOS selaku tuan rumah, serta SAMUDRA dari Kota Pariaman.


Format pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi dengan perhitungan poin, sehingga setiap tim dituntut tampil konsisten dalam seluruh laga penentuan.


Turnamen ini sebelumnya resmi dibuka oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis pada 22 Januari 2026 lalu. Selama 15 hari pertandingan berlangsung sengit dengan melibatkan 32 tim dari berbagai daerah.


Panitia menyiapkan tiga wasit untuk memimpin jalannya pertandingan final demi menjaga kualitas dan sportivitas kompetisi.


Selain prestise Piala LIMKOS Sedunia, panitia juga menyiapkan hadiah pembinaan bagi para juara. Tim peraih juara pertama akan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp2,5 juta, juara kedua Rp2 juta, juara ketiga Rp1,5 juta, dan juara keempat Rp1 juta.


Ketua LIMKOS Jakarta, Ismet Jaya Piliang yang dihubungi Wartawan fajarsumbar.com, Jum'at sore (6/2/2026), menyebut penyelenggaraan turnamen ini dilatarbelakangi semangat mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat ranah dan perantau.


Ia menilai olahraga mampu menjadi jembatan persatuan sekaligus ruang kolaborasi pembangunan bagi masyarakat Keselarasan V Koto Kampung Dalam yang menaungi 12 nagari di Kecamatan V Koto dan V Koto Timur.


Ismet menegaskan turnamen tersebut akan diprogramkan bergilir ke seluruh nagari di wilayah Keselarasan V Koto setiap tahunnya.


"Langkah itu diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah melalui kegiatan olahraga," ucap Ismet.


Lebih jauh, ia menilai sepak takraw memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. 


Menurutnya, olahraga harus menjadi budaya masyarakat, sekaligus ruang pembentukan karakter generasi muda sebagai aset masa depan daerah dan bangsa.(saco).