Sawahlunto, fajarsumbar.com — Gairah olahraga si kulit bundar di Kota Sawahlunto kini berada di titik didih tertinggi. Selama beberapa bulan terakhir, kota yang dikenal dengan sejarah tambang batu baranya ini seolah tak pernah tidur dari riuh rendah sorak-sorai penonton di pinggir lapangan.
Fenomena "demam sepak bola" ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari sinergi kepengurusan Askot PSSI Kota Sawahlunto yang bergerak agresif di bawah komando Ronny Eka Putra.
Sebagai sosok yang menjabat Ketua Komisi I DPRD setempat, Ronny bersama Sekretaris Doni Ramadona dan Bendahara Taufik Hidayat, serta dukungan penuh dari Tabah Squad, telah bertransformasi menjadi motor penggerak utama.
Rentetan kompetisi bergengsi berhasil disuguhkan secara maraton, mulai dari perhelatan Wali Kota Cup I hingga Liga Askot PSSI Sawahlunto yang menyasar talenta muda di tingkat SLTP sederajat. Tak berhenti di sana, geliat ini mencakup semua lini usia melalui turnamen U-40 dan jangkauan regional lewat SMANSA Cup III yang mempertemukan pelajar tingkat SLTA se-Sumatera Barat.
Keberhasilan rangkaian turnamen ini sebenarnya telah dipupuk sejak tahun 2023, di mana turnamen Kapolres Sawahlunto Cup kala itu sukses mencuri perhatian publik. Inisiasi tersebut datang dari AKP Marwan yang saat itu menjabat sebagai Kapolsek Kota dan kini telah mengemban amanah baru sebagai Kasat Intelkam Polres Sawahlunto. Momentum positif inilah yang kemudian dijaga dan dipelihara hingga menjadi identitas baru bagi Kota Arang.
Kabar baik bagi para pencinta bola kembali berhembus dari Ruang Rupatama Mapolres Sawahlunto pada Senin siang, 9 Februari 2026. Dalam suasana hangat silaturahmi bersama awak media, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra memberikan sinyal hijau terkait keberlanjutan tradisi kompetisi tersebut.
Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kerinduan masyarakat akan turnamen kepolisian, Kapolres menyatakan kesiapannya untuk menggulirkan kembali Kapolres Cup II.
"Nanti kita bicarakan dengan anggota, InsyaAllah usai lebaran nanti kita laksanakan ya," ujar AKBP Simon Yana Putra dengan nada optimis di hadapan para jurnalis. Pernyataan yang disampaikan dengan didampingi Kasat Intelkam AKP Marwan dan Kasi Humas AKP Febrijoni ini seolah menjadi oase bagi publik yang menantikan jadwal pasti turnamen setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H mendatang.
Rencana besar ini bukan sekadar ajang adu bakat di lapangan hijau, melainkan selaras dengan visi besar Sawahlunto sebagai "Kota Iven". Gagasan yang diusung oleh pemerintahan Riyanda Putra dan H. Jeffry Hibatullah ini mengusung semangat yang "Hidup dan Menghidupi".
Melalui koordinasi di bawah KONI Sawahlunto yang dipimpin oleh H. Jhon Reflita, setiap peluit pertandingan yang ditiup terbukti memberikan dampak domino yang nyata bagi ekonomi kerakyatan.
Dinamika olahraga yang masif ini telah menggerakkan roda perputaran UMKM lokal secara signifikan. Setiap kali turnamen digelar, pedagang kecil, pengusaha kuliner, hingga penyedia jasa transportasi di sekitar area pertandingan merasakan langsung limpahan rezeki.
Dengan demikian, sepak bola di Sawahlunto tidak hanya menjadi urusan mencetak gol ke gawang lawan, tetapi juga menjadi strategi jitu dalam mencetak kesejahteraan bagi masyarakat luas melalui sektor pariwisata berbasis acara. (ton)
Komentar