Sawahlunto Siap Gelar Kejurnas Shorinji Kempo Piala Ketua Umum PERKEMI Sumatera Barat -->

AdSense New

Sawahlunto Siap Gelar Kejurnas Shorinji Kempo Piala Ketua Umum PERKEMI Sumatera Barat

Senin, 02 Februari 2026

Semangat persaudaraan dan disiplin menyelimuti persiapan Kejurnas Shorinji Kempo di Sawahlunto. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini merupakan bentuk keseimbangan antara kekuatan dan kasih sayang bagi seluruh kenshi di wilayah Sumatera. (foto/istimewa)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Kota Sawahlunto kini tengah mematangkan persiapan untuk mengukir sejarah baru dalam kancah olahraga bela diri melalui penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Wilayah Shorinji Kempo. Ajang bergengsi ini memperebutkan Piala Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Sumatera Barat, sebuah perhelatan yang membawa gengsi besar bagi Kota Arang. 


Kepemimpinan PERKEMI Sumatera Barat saat ini berada di bawah kendali Bagas Panyusunan Nasution, seorang putra asli Sawahlunto yang juga mengabdikan diri sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Kehadirannya membawa sentimen positif dan semangat baru bagi pengembangan olahraga kempo di tanah kelahirannya.


​Penyelenggaraan kejurnas ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang unjuk kekuatan fisik di atas matras. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pembuktian bagi para kenshi dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh penjuru Sumatera untuk mendemonstrasikan hasil latihan disiplin, ketangkasan, dan penguasaan teknik yang telah mereka asah selama bertahun-tahun. 


Dengan durasi pelaksanaan yang cukup panjang, yakni mulai tanggal 22 hingga 27 Juni 2026, panitia menunjukkan komitmen serius untuk memberikan ruang kompetisi yang adil dan maksimal bagi seluruh kelas yang dipertandingkan, sekaligus memastikan kenyamanan bagi para peserta. 


​Pemilihan Sawahlunto sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan yang kuat. Di bawah visi pemerintahan Riyanda Putra dan H. Jeffry Hibatullah, kota ini tengah memantapkan posisinya sebagai "Kota Iven yang Hidup dan Menghidupi". Melalui semangat sport tourism, kejuaraan ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal sambil memperkenalkan kekayaan sejarah dan arsitektur unik Sawahlunto kepada para tamu dari luar daerah. 


Sinergi ini diperkuat dengan dukungan penuh dari KONI Kota Sawahlunto yang dipimpin oleh H. Jhon Reflita. Menariknya, kolaborasi ini mencerminkan keharmonisan lintas generasi mengingat H. Jhon Reflita merupakan ayah kandung dari Bagas Panyusunan Nasution, menciptakan aliansi kuat untuk menyukseskan agenda olahraga di Sumatera Barat.


​Secara filosofis, kejurnas ini berpijak pada nilai luhur Shorinji Kempo yang menekankan keseimbangan antara kekuatan dan kasih sayang. Prinsip bahwa kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, sedangkan kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman, menjadi pengingat bagi setiap atlet bahwa kemenangan sejati terletak pada pengendalian diri. Pesan moral untuk menaklukkan diri sendiri sebelum menaklukkan orang lain diharapkan menjadi ruh yang menyatukan seluruh kenshi dalam semangat persaudaraan yang erat, melampaui batas-batas persaingan kompetisi.


​Bagi para kenshi tuan rumah, ajang ini memiliki urgensi tambahan yang sangat krusial. Ketua PERKEMI Kota Sawahlunto, Nico Adrian, menegaskan bahwa kejurnas ini berfungsi sebagai tolok ukur utama untuk mengukur kemampuan atlet lokal sebelum mereka terjun ke ajang Porprov XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan pada 2 Oktober 2026. 


Dengan batas akhir pendaftaran yang ditetapkan pada 30 Mei 2026, panitia kini tengah bekerja ekstra keras dalam melakukan verifikasi dan persiapan teknis melalui koordinasi intensif bersama narahubung Ari Pramanto dan Novalia. 


Harapannya, melalui manajemen yang profesional, kejuaraan ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan bibit unggul yang kelak mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (ton)