STC Pasbar Bungkam Tuan Rumah di Final, Open Takraw “Piala Limkos Sedunia” Picu Ledakan Ekonomi Warga -->

AdSense New

STC Pasbar Bungkam Tuan Rumah di Final, Open Takraw “Piala Limkos Sedunia” Picu Ledakan Ekonomi Warga

Minggu, 08 Februari 2026
STC Pasaman Barat tumbangkan tuan rumah Limkos di final Open Turnamen Takraw Piala Limkos Sadunia di Lapangan Sepak Takraw, Balai Basuang, Nagari Sikucua, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Sabtu malam, 7 Februari 2026 (foto.doc.saco) 

Basuang - Sorak penonton pecah di Lapangan Takraw Balai Basuang, Nagari Sikucua, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman, Sabtu malam (7/2/2026). Duel panas Grand Final Open Turnamen Takraw “Piala Limkos Sedunia” Sumatera Barat menyuguhkan pertarungan sarat gengsi antara Limkos Padang Pariaman dan STC Pasaman Barat (Pasbar).


Aksi smash keras, tipuan mematikan, hingga pertahanan rapat membuat pertandingan berlangsung menegangkan sejak set pertama.


STC Pasaman Barat akhirnya keluar sebagai juara setelah menundukkan tuan rumah dengan skor tipis 2-1. Pertarungan berlangsung sengit dengan perolehan poin yang saling kejar. Bahkan beberapa kali memaksa penonton berdiri tegang menyaksikan reli-reli panjang yang nyaris berbalik arah.


Kekalahan Limkos sebagai tuan rumah tetap disambut sportif dengan raihan posisi runner-up. Sebelumnya, Gesit Padang Pariaman meraih Juara III setelah mengalahkan Samudera dengan skor 2-1. Sehingga Samudera dari Kota Pariaman berada peringkat IV. 


Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, yang hadir mewakili Bupati John Kenedy Azis, menilai turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi olahraga.


Ia menyebut kegiatan seperti ini terbukti mampu membuka ruang lahirnya atlet potensial sekaligus menjadi penggerak roda ekonomi kreatif warga masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.


Menurut laporan panitia, perputaran uang selama 15 hari pelaksanaan turnamen mencapai angka fantastis. Dengan modal penyelenggaraan sekitar Rp50 juta, transaksi ekonomi masyarakat justru menembus hampir Rp440 juta.


Seluruh 20 tenda UMKM yang disediakan panitia dilaporkan penuh setiap hari, bahkan ramai pengunjung hingga larut malam.


Rudy menegaskan pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung kegiatan olahraga yang berdampak langsung pada masyarakat.


Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang terlibat sehingga turnamen dapat berlangsung tertib, aman, dan sukses menarik perhatian publik pecinta olahraga tradisional Minangkabau tersebut.


Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, yang ikut mendampingi Sekda, ia melihat turnamen ini sebagai momentum seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026.


"Kita dari cabang sepak takraw ini bahwa Padang Pariaman berpeluang besar menyumbangkan empat medali emas dari total lima nomor yang akan dipertandingkan," katanya kepada Wartawan fajarsumbar.com dengan nada optimis. 


Anton juga mengungkapkan sepanjang 2026, pemerintah daerah telah menyiapkan sedikitnya enam agenda olahraga dan event berskala besar. Salah satu yang paling dinanti adalah event pacu kuda di Lapangan Pacu Kuda Duku Banyak, Balah Aia Timur, VII Koto, pada 28–29 Maret mendatang.


Ia menegaskan, dukungan penuh dari Bupati John Kenedy Azis terhadap event olahraga menjadi bagian strategi menghidupkan kembali ekonomi kreatif masyarakat pascabencana.(saco).