Sawahlunto, fajarsumbar.com - Suasana hangat menyelimuti Musala Al-Mukhlisin, Dusun Katapiang, Desa Talago Gunung, Kecamatan Barangin, saat rombongan Tim I Safari Ramadan Pemerintah Kota Sawahlunto hadir membawa semangat kolaborasi pada Jumat malam, 20 Februari 2026.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda besar tahun 1447 Hijriah, di mana Pemerintah Kota menerjunkan 37 tim khusus untuk menyisir dan menyapa langsung jemaah di musala-musala yang tersebar hingga ke pelosok desa dan kelurahan.
Kehadiran Tim I dipimpin langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, didampingi jajaran pimpinan daerah yang solid, mulai dari Ketua DPRD Susi Haryati, Dandim 0310/SSD Letkol CZI Joko Stradono, hingga perwakilan Kapolres yang dihadiri Kapolsek Barangin Iptu Gorrahman. Tampak pula unsur yudisial dan tokoh masyarakat seperti Ketua PN Tofan Husma Pattimura, serta Ketua LKAAM Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati yang turut memperkuat silaturahmi tersebut.
Dalam sambutannya di hadapan jemaah yang memenuhi ruang musala, Wali Kota Riyanda Putra membuka pembicaraan dengan transparansi kondisi keuangan daerah. Ia memohon doa restu masyarakat agar proses administrasi efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dapat segera rampung.
Riyanda menjelaskan bahwa dana Transfer Ke Daerah (TKD) Sumatra Barat, termasuk jatah Sawahlunto sebesar Rp 93 miliar, sebenarnya telah kembali. Namun, dana tersebut belum bisa dieksekusi karena masih tertahan oleh ketiadaan landasan hukum operasional dari pusat.
"Dengan kembalinya dana ini, Insya Allah akan memberikan dampak yang nyata bagi Kota Sawahlunto ke depannya. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang masuk benar-benar kembali untuk kepentingan rakyat," ujar Riyanda Putra dengan penuh optimisme.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai kegiatan dan iven yang digagas bersama Wakil Wali Kota H. Jeffry Hibatullah selama ini bukan sekadar seremonial, melainkan motor penggerak ekonomi yang perputarannya dirasakan langsung oleh pedagang dan pelaku usaha kecil di Sawahlunto.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sarana ibadah, Wali Kota menyerahkan bantuan sebesar Rp 5 juta untuk Musala Al-Mukhlisin. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengingatkan warga mengenai perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa yang akan digelar di Talago Gunung pada 5 Maret mendatang, sebuah ajang untuk memperkuat syiar Islam di tingkat akar rumput.
Sesi diskusi berlangsung interaktif saat Kepala Desa Talago Gunung, Ismet Ulya, bersama warga menyampaikan aspirasi mendalam. Mursidah, seorang guru PAUD, menyuarakan kesejahteraan pengajar, yang dijawab Wali Kota bahwa hal tersebut akan menjadi acuan strategis bagi Dinas Pendidikan meskipun terdapat skema teknis yang harus diikuti. Sementara itu, warga bernama Arjaiz menyoroti kondisi fasilitas kesehatan (Pustu) dan infrastruktur jalan serta penerangan.
Menanggapi keluhan jalan rusak di area SKB, Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Abadi Palusia yang akrab disapa Datuak Abadi, mengungkapkan rencana strategis perbaikan jalan dari Pasar Sapan menuju Pasar Guguk Balang menggunakan dana BNPB. Wali Kota Riyanda menambahkan bahwa prioritas pembangunan akan selalu mengacu pada Musrenbang. "Jika pembangunan Pustu telah masuk dalam Musrenbang tahun lalu, maka itu telah masuk dalam skala prioritas kami untuk dikerjakan tahun ini," tegasnya.
Dukungan sektor perbankan turut mewarnai malam itu. Menanggapi permintaan Kepala Dusun Ketapiang mengenai bantuan CSR untuk musala, Kepala Cabang Bank Nagari, Ulfardhi, langsung memberikan bantuan tambahan senilai Rp 5 juta. Ia juga memperkenalkan inovasi digital melalui program QRIS untuk masjid dan musala guna memudahkan para perantau bersedekah secara daring.
Terkait akses CSR yang lebih luas dari perusahaan seperti PT Bukit Asam hingga PT KAI, Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah terus menjembatani komunikasi melalui kerja sama lintas sektoral, termasuk bantuan komunikasi dari Ketua DPRD.
Ketua DPRD Sawahlunto, Susi Haryati, memberikan penjelasan mengenai tertundanya beberapa program rehab Pustu akibat pemangkasan anggaran pusat sebelumnya. Namun, ia membawa kabar baik bagi jemaah BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) terkait bantuan seragam yang diusulkan Camat Barangin, Irma Mulyadi. Susi berharap pulihnya dana TKD Sumbar akan memperkuat Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan untuk memenuhi kebutuhan konstituen secara lebih maksimal.
Menutup dialog, Wali Kota kembali mengingatkan masyarakat mengenai komitmen pendidikan melalui program beasiswa mahasiswa dalam negeri maupun luar negeri yang dikelola Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
Program ini merupakan realisasi janji kampanye pasangan Riyanda-Jeffry untuk mencetak sumber daya manusia Sawahlunto yang unggul. Pertemuan tersebut diakhiri dengan semangat kebersamaan untuk terus membangun desa demi kemajuan kota secara menyeluruh. (ton)
Komentar