![]() |
| Petugas Damkar Tanah Datar berjibaku memadamkan api yang menghanguskan dia rumah di Sumaniak |
Tanah Datar, fajarsumbar.com - Kebakaran hebat melanda dua unit rumah warga di Jorong Guguak Manih, Nagari Sumaniak, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (25/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut menghanguskan satu rumah permanen dan satu rumah semi permanen, dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta. Hal itu disampaikan Kabid Damkar Suradi lewat pesan whatsapp kepada media, Kamis (26/3/25).
Kabid Damkar sampaikan, kejadian bermula sekitar pukul 23.30 WIB saat laporan masuk ke petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, tepatnya pukul 23.33 WIB, tim langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 23.38 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.17 WIB setelah petugas berjibaku selama hampir dua jam. Proses pemadaman berlangsung cukup menantang mengingat kondisi bangunan yang mudah terbakar, serta banyaknya warga yang menonton menyulitkan armada Damkar untuk keluar masuk.
"Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah yang berbahan kayu. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang," sampainya.
Suradi tambahkan, dua rumah yang terbakar diketahui milik Edison (55), seorang petani dengan lima anggota keluarga, serta Kafri (31), juga petani, yang tinggal bersama tiga anggota keluarganya.
Total terdapat dua kepala keluarga dengan delapan orang penghuni terdampak dalam peristiwa ini. Akibat kebakaran tersebut, seluruh penghuni terpaksa mengungsi dan kerugian ditaksir 400 juta rupiah.
"Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, meskipun kerusakan yang ditimbulkan tergolong berat karena kedua bangunan hangus terbakar," ungkapnya.
Untuk penanganan kebakaran, dikerahkan tiga unit mobil pemadam, terdiri dari dua unit dari Mako Batusangkar dan satu unit dari Pos Salimpaung, dengan 17 personel turun langsung ke lapangan.
"Selain itu, petugas juga dibantu oleh aparat kepolisian sebanyak delapan orang serta tiga personel dari PLN. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali," pungkasnya. (F12)
Komentar