Sawahlunto, fajarsumbar.com - Suasana hangat menyelimuti pendopo Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto pada Kamis petang, 5 Maret 2026. Di bawah pendar lampu kota yang tenang, Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menggelar jamuan silaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama dengan para petugas kebersihan lapangan yang akrab disapa Pasukan Orange. Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan sebuah bentuk penghormatan tinggi bagi 175 personel yang menjadi tulang punggung keasrian kota tambang bersejarah tersebut.
Pemerintah Kota Sawahlunto menyadari betul bahwa estetika dan kenyamanan wilayahnya tidak lepas dari tangan dingin para petugas ini. Terlebih lagi, dedikasi mereka telah membuahkan hasil nyata dengan keberhasilan Sawahlunto kembali memboyong Piala Adipura Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Prestasi prestisius ini dipandang sebagai buah dari konsistensi para petugas yang tak kenal lelah menyisir setiap sudut kota, memastikan tidak ada sampah yang mengganggu pemandangan.
Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Wali Kota Riyanda Putra secara khusus menyematkan gelar kehormatan bagi para tamunya sore itu. Beliau menegaskan bahwa peran mereka melampaui tugas administratif biasa karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dan wisatawan.
"Bapak dan Ibu sekalian adalah superhero nyata bagi Sawahlunto. Tanpa kerja keras saudara-saudara sekalian yang setiap hari mengumpulkan sampah dan menata lingkungan, mustahil kita bisa merasakan kota yang bersih dan nyaman seperti sekarang. Terima kasih karena telah menjaga wajah kota ini tetap indah di mata dunia," ujar Wali Kota Riyanda Putra dengan nada penuh apresiasi.
Kegiatan ini menandai tahun kedua penyelenggaraannya di bawah kepemimpinan Riyanda Putra. Hal ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meruntuhkan sekat birokrasi dan membangun kedekatan emosional dengan para pekerja lapangan. Baginya, Pasukan Orange memiliki peran strategis dalam pelayanan publik di bidang lingkungan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk membuka ruang dialog dua arah. Wali Kota secara aktif mendengarkan berbagai cerita, dinamika, hingga kendala yang dihadapi para petugas saat menjalankan tugas di lapangan. Diskusi mengalir dengan santai namun bermakna, di mana setiap aspirasi dicatat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas pengelolaan kebersihan ke depannya. Komunikasi terbuka ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas internal antara pembuat kebijakan dan pelaksana di garis terdepan.
Menjelang pengujung acara, suasana kebersamaan semakin terasa saat Wali Kota Riyanda Putra didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menyerahkan paket bingkisan kepada seluruh petugas. Pemberian ini merupakan simbol perhatian pemerintah atas dedikasi tanpa henti yang telah mereka berikan. Dengan adanya apresiasi secara materiel dan spiritual ini, para petugas diharapkan memiliki semangat baru untuk terus mengabdi dan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab demi kejayaan Sawahlunto. (ton)
Komentar