Bupati John Kenedy Azis Datang Bawa Harapan Selamatkan Rini Nyaris Putus Kuliah -->

AdSense New

Bupati John Kenedy Azis Datang Bawa Harapan Selamatkan Rini Nyaris Putus Kuliah

Minggu, 12 April 2026
Bupati John Kenedy Azis datangi kediaman Rini serahkan bantuan, Sabtu sore, 11 April 2026 (foto.dok.ikp)

VII Koto - Tak semua perjuangan terlihat. Di balik sunyinya sebuah rumah beratap bocor, Rini Putri Yeni menahan beban yang tak ringan. Yatim, hidup serba terbatas, namun tetap memaksa diri bertahan demi satu tujuan. Lulus kuliah.


Di saat harapan itu nyaris redup, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis datang tanpa menunggu lama. Sabtu sore, (11/4/2026), hanya beberapa jam setelah laporan sosial diterima, ia langsung turun tangan. Bukan sekadar kunjungan, tapi respons cepat yang jarang terjadi.


Rini, mahasiswi semester 10 di UIN Mahmud Yunus Batusangkar, sedang berjuang menyelesaikan skripsinya. Namun hidup tak memberinya jalan mudah. Setelah ibunya wafat pada 2018 dan ayahnya menyusul pada 2023, ia harus berdiri sendiri di tengah keterbatasan yang terus menghimpit.


Asesmen Rina Andriati dari Koordinator TKSK mengungkap kenyataan pahit. Rumah yang tak lagi layak, kebutuhan harian yang bergantung pada kakak, hingga biaya kos yang harus ditanggung bersama keluarga. 


Bahkan untuk menunjang kuliah, ia belum memiliki laptop. Alat sederhana yang justru menjadi penentu masa depannya.


Namun yang membuat kisah ini menggugah bukan sekadar kesulitan itu, melainkan keteguhan Rini.


Di tengah semua keterbatasan, ia tak memilih menyerah. Rini yang tinggal di Pasie Laweh Bisati, Nagari Bisati Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, tetap melangkah, meski pelan, menuju garis akhir pendidikan.


Kehadiran Bupati John Kenedy Azis bersama Kepala Dinas Perindagkop Naker, Hendri Satria, Ketua TP PKK Nita Christanti Azis dan sejumlah pihak menjadi titik balik. Bantuan datang berlapis. Sembako, santunan tunai, hingga komitmen perbaikan rumah dari Baznas. Bukan hanya angka, tapi bukti bahwa ia tidak lagi sendirian.


Di hadapan Rini, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan pesan yang sederhana namun menghantam.


Selesaikan kuliah. Ia memastikan, persoalan biaya bukan lagi penghalang yang tak bisa ditembus. Sebuah kalimat yang mungkin terdengar biasa, tapi bagi Rini. Tetapi itu adalah napas baru.


Kisah ini bukan sekadar tentang bantuan sosial. Ini tentang bagaimana negara hadir di saat paling genting, ketika satu langkah lagi bisa menentukan masa depan seseorang. Dan bagi Rini, hari itu mungkin akan selalu diingat, sebagai hari ketika harapan yang hampir hilang, kembali ditemukan.(saco).