Milad ke-38, Adzkia Teguhkan Semangat dan Kolaborasi -->

AdSense New

Milad ke-38, Adzkia Teguhkan Semangat dan Kolaborasi

Selasa, 21 April 2026
Keluarga besar Adzkia berfoto bersama pada acara puncak Milad ke-38.



Padang, fajarsumbar.com-Puncak peringatan Milad ke-38 Adzkia berlangsung meriah di Adzkia Convention Center, Sabtu (18/4). Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian acara yang telah dimulai sejak Januari 2026, dengan mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Membangun Peradaban Unggul.”

Ketua Panitia Pelaksana Milad ke-38, Hendra, dalam laporannya menyampaikan bahwa puncak kegiatan ini merupakan akumulasi dari berbagai agenda yang telah digelar selama beberapa bulan terakhir. “Hari ini adalah puncak kegiatan Milad yang rangkaiannya telah dimulai sejak Januari,” ujar Hendra.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Asisten II, Adib Alfikri, SE, M.Si, serta Pembina dan Ketua Yayasan, Ketua JSIT Wilayah Sumbar Habibi Adi Sucipto, pimpinan yayasan lainnya, kepala sekolah, para guru, pegawai, dosen, mitra, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasn Adzkia, Prof. Syukri Arief menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Adzkia yang telah memasuki usia ke-38 tahun. “Usia ini adalah usia kematangan. Kita patut bersyukur atas capaian yang telah diraih,” ujar Syukri.

Syukri menyebutkan, sebagai bentuk apresiasi, yayasan berencana memberangkatkan 12 pegawai untuk melaksanakan ibadah umrah. Dalam sambutannya, Prof. Syukri juga menceritakan bagaimana perjuangan pendiri Adzkia, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, M.Sc., Psikolog, dalam merintis dan membesarkan lembaga tersebut.

Syukri menggambarkan sosok pendiri sebagai pribadi visioner yang mampu mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. “Beliau memiliki kemampuan luar biasa dalam mencari solusi, menemukan ‘pengungkit’ untuk setiap tantangan. Dan pengungkit itu adalah seluruh pegawai Adzkia,” ungkap Syukri.

Sementara itu, Asisten II Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri dalam sambutannya mengawali dengan ucapan Selamat Idulfitri 1447 Hijriah. Adib mengingat masih berada di bulan Syawal. Ia menekankan bahwa peringatan Milad menjadi momentum penting untuk memperbarui semangat seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. “Milad ini adalah bentuk recharging agar semangat terus mengalir,” ujar Adib.

Adib juga mengajak seluruh civitas Adzkia untuk terus menjaga semangat dan menambah energi positif dalam menghadapi tantangan ke depan. “Kita harus menambah lilin untuk menerangi diri agar tidak mudah padam,” tambah Adib.

Pada puncak acara, panitia juga menghadirkan penceramah, Ustaz Zulfi Akmal, LC, MA, yang menyampaikan tausiyah bertema “Syukur, Ihsan, dan Semangat sebagai Pilar Kemajuan Lembaga Pendidikan.”

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Berbagai penampilan menarik dari murid dan mahasiswa Adzkia turut memeriahkan suasana. Selain itu, panitia juga membagikan sekitar 500 doorprize kepada peserta yang hadir.

Dalam rangkaian puncak Milad, panitia juga memberikan apresiasi pengabdian kepada pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun. Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi panjang dalam membangun dan memajukan Adzkia.

Tak hanya itu, suasana semakin khidmat dan membanggakan dengan dilaksanakannya haflul Qur’an bagi PTK dan wali murid yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an minimal satu juz.
Setelah pembagian hadiah lomba, suasana semakin menegangkan saat peserta menunggu pengumuman reward bagi 12 orang PTK terbaik. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Direktur PSDM, Litbang, dan Sosial, Ustaz H. Akmal Syafar, LC, MA.

Perayaan Milad ke-38 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen seluruh civitas Adzkia dalam membangun peradaban unggul melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan. (Zal)