UNP Sediakan Fasilitas Khusus bagi Peserta Disabilitas pada UTBK-SNBT 2026 -->

AdSense New

UNP Sediakan Fasilitas Khusus bagi Peserta Disabilitas pada UTBK-SNBT 2026

Rabu, 22 April 2026

 

.

Padang, FajarSunbar.Com - Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Negeri Padang (UNP) berlangsung dengan perhatian terhadap aspek inklusivitas. 

Pada sesi kedua yang digelar Selasa, pihak kampus memberikan fasilitas khusus bagi peserta berkebutuhan khusus agar dapat mengikuti ujian dengan nyaman.

Tiga peserta tuna rungu mengikuti ujian di ruang Laboratorium Komputer Elektronika 4, Gedung Dekanat Fakultas Teknik. Mereka menjalani ujian dengan pendampingan serta pengawasan yang disesuaikan dengan kebutuhan komunikasi.

Salah satu peserta, Latifah Jamil, datang dari Ujung Batu, Riau. Ia menempuh perjalanan bersama orang tuanya ke Padang dan menginap di rumah keluarga demi mengikuti ujian. Kehadirannya mencerminkan dukungan keluarga yang kuat dalam upaya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Peserta lainnya, Selvy Dwi Andyani dari SMKN 7 Padang, juga menunjukkan kesiapan menghadapi ujian. Ia mengaku telah melakukan berbagai persiapan, seperti rutin berlatih soal dan mengulang materi pelajaran. Fakultas Bahasa dan Seni UNP menjadi tujuan yang ingin diraihnya.

Sementara itu, Muhammad Jibril Ramadhan, peserta asal Padang, turut ambil bagian dalam ujian tersebut. Ia memilih UNP sebagai tujuan utama dan mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan penuh semangat.

Rektor UNP, Krismadinata, menyampaikan bahwa kampusnya berkomitmen menyediakan akses pendidikan yang setara bagi semua calon mahasiswa. 

UNP menjadi perguruan tinggi di Sumatera Barat yang memfasilitasi peserta disabilitas dalam UTBK tahun ini, dengan total tujuh peserta berkebutuhan khusus yang terdiri dari empat tunanetra dan tiga tuna rungu.

Seluruh peserta mendapatkan penyesuaian jadwal serta fasilitas pendukung agar dapat mengikuti ujian secara optimal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas yang menekankan akses setara bagi setiap individu tanpa terkecuali.( * )