![]() |
| Wabup Ahmad Fadly foto bersama dengan pengurus IKP Jaya |
Bekasi, fajarsumbar.com - Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Perantau Panyalaian Jakarta dan Sekitarnya (IKP Jaya), di Graha Multi Guna, Bintara, Bekasi Barat, Minggu (19/4/2026).
Wabup sampaikan, keberadaan perantau asal Tanah Datar yang berada di berbagai daerah, dinilai memiliki peran penting salah satu pilar pembangunan di kampung halaman.
"Kami sangat mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan para perantau. Keberadaan mereka terbukti mampu berkontribusi dalam membangun kampung halaman melalui berbagai program sosial kemasyarakatan dan kegiatan lainnya," ujarnya.
Ahmad Fadly yang hadir mewakili Bupati Tanah Datar juga mengaku bangga dan terharu melihat antusiasme perantau asal Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto.
"Secara pribadi, sebagai putra nagari, saya merasa terharu dan bangga melihat kekompakan yang ditunjukkan, terbukti dari tingginya antusiasme kehadiran dalam acara ini," ungkapnya.
Menanggapi pertanyaan tokoh masyarakat terkait pembangunan di nagari, khususnya kondisi jalan lintas Padang Panjang–Bukittinggi yang rawan kecelakaan, Wabup menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mencari solusi.
Wabup menambahkan, pembangunan nagari tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak. "Perantau, wali nagari, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah harus bersinergi untuk bersama-sama membangun kampung halaman," katanya.
Sementara itu, Ketua IKP Jaya, Yusrizal Ilyas, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para undangan dan perantau dalam kegiatan tersebut.
"Awalnya kegiatan ini direncanakan sebelum Ramadan dengan jumlah peserta sekitar 100 orang. Namun karena beberapa hal, pelaksanaannya diundur, dan Alhamdulillah jumlah peserta yang hadir meningkat menjadi 270 orang," ujarnya.
Yusrizal menambahkan, kegiatan Halal Bihalal kali ini mengusung tema "Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, basamo mambangun nagari", yang mengandung makna pentingnya kebersamaan antara rantau dan ranah, dalam mencari solusi atas berbagai persoalan. (*/F12)
Komentar