Sawahlunto, fajarsumbar.com - Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Sawahlunto bergerak cepat dalam mematangkan kesiapan kompetisi usia dini melalui pelaksanaan rapat persiapan turnamen sepak bola antar Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Berdasarkan data resmi notulen rapat yang diselenggarakan pada Senin, 18 Mei 2026, pertemuan penting ini dipusatkan di Ruang Rapat KONI Kota Sawahlunto.
Turnamen bergengsi yang memperebutkan Piala Wali Kota Sawahlunto Tahun 2026 ini akan mempertandingkan dua kategori kelompok umur, yakni Kelompok Umur 10 tahun (KU-10) dan Kelompok Umur 12 tahun (KU-12).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PSSI Kota Sawahlunto, Ronny Eka Putra, memberikan arahan serta penekanan khusus mengenai urgensi persiapan turnamen kelompok umur ini. Beliau menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bukti nyata berjalannya pembinaan usia dini di Kota Arang secara semestinya.
Sebagai komitmen terhadap masa depan sepakbola, infrastruktur lapangan sepakbola ditargetkan untuk segera diperbaiki dan dipersiapkan sebaik mungkin demi kenyamanan anak-anak yang menjadi kebanggaan sepakbola.
Lebih lanjut, Ronny Eka Putra juga menegaskan bahwa ke depannya PSSI bakal memberikan reward kepada pelatih dan pemain sebagai bentuk penghargaan terhadap dunia persepakbolaan di Sawahlunto, sembari mengucapkan selamat bekerja kepada panitia pelaksana agar acara dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pihak PSSI Sawahlunto tidak main-main dalam memotivasi para peserta, di mana mereka telah menyiapkan total hadiah yang sangat menjanjikan dengan nilai mencapai 30 juta rupiah. Berdasarkan rincian notulen rapat, total hadiah untuk kelompok umur KU-12 dialokasikan sebesar 16,5 juta rupiah.
Pemenang utama atau Juara 1 KU-12 akan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 6 juta rupiah, disusul Juara 2 sebesar 4 juta rupiah, Juara 3 sebesar 3 juta rupiah, dan Juara 4 sebesar 2 juta rupiah. Seluruh pemenang dari peringkat satu hingga tiga berhak mendapatkan piala, medali, serta piagam, sedangkan juara keempat mendapatkan piala dan piagam.
Apresiasi individu juga diberikan kepada peraih Top Skor, Best Player, dan Best Keeper yang masing-masing akan menerima hadiah uang tunai sebesar 500 ribu rupiah dilengkapi dengan piala, medali, dan piagam.
Sementara itu, untuk kelompok umur KU-10, panitia menyediakan total hadiah sebesar 13,5 juta rupiah. Rinciannya meliputi Juara 1 sebesar 5,5 juta rupiah, Juara 2 sebesar 3,5 juta rupiah, Juara 3 sebesar 2 juta rupiah, dan Juara 4 sebesar 1 juta rupiah. Sama halnya dengan KU-12, para peraih Juara 1 sampai 3 KU-10 mendapatkan piala, medali, dan piagam, sedangkan Juara 4 mendapatkan piala dan piagam.
Penghargaan individu untuk kategori Top Skor, Best Player, dan Best Keeper pada KU-10 juga diganjar hadiah masing-masing senilai 500 ribu rupiah disertai piala, medali, serta piagam.
Guna kelancaran jalannya kompetisi, Sekum Askot PSSI Sawahlunto, Doni Ramadona, menambahkan bahwa persiapan teknis turnamen ini bakal diselenggarakan secara matang sebagaimana standar turnamen-turnamen yang biasa dilaksanakan sebelumnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Turnamen, Robi Papilaya, menyebutkan bahwa amanah yang diberikan ini akan dilaksanakan bersama-sama secara maksimal. Robi berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter anak-anak sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar SSB, serta menjadi pemantik bagi klub atau SSB baru maupun yang tidak aktif karena turnamen ini diproyeksikan bakal berkelanjutan setiap tahunnya.
Turnamen skala regional ini ditargetkan diikuti oleh total 64 klub asal Sumatera Barat, Riau, dan Jambi, dengan rincian kuota masing-masing 32 tim untuk kategori U-10 dan 32 tim untuk kategori U-12. Sistem pertandingan yang dirancang oleh panitia adalah setengah kompetisi.
Mengenai pembiayaan pendaftaran, setiap klub peserta dikenakan biaya kontribusi atau inset sebesar 500 ribu rupiah per klub.
Berdasarkan jadwal kegiatan yang telah disepakati dalam notulen, seluruh rangkaian pertandingan yang ketat dan menarik ini akan dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Ombilin, Kota Sawahlunto, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 19 hingga 21 Juni 2026 mendatang.
Melalui rapat persiapan ini, segala aspek kesiapan teknis terus dibahas secara mendalam demi memastikan kelancaran turnamen dari awal hingga akhir pelaksanaan. (ton)
Komentar