Askot PSSI Sawahlunto Buka Seleksi Terbuka Menuju Porprov Sumatera Barat 2026 -->

AdSense New

Askot PSSI Sawahlunto Buka Seleksi Terbuka Menuju Porprov Sumatera Barat 2026

Minggu, 03 Mei 2026


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Guna menjaring talenta muda berbakat dan membangun tim yang kompetitif untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Oktober mendatang, Asosiasi Kota (Askot) PSSI Sawahlunto secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi terbuka bagi para pemain sepak bola lokal. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah kota dan organisasi olahraga dalam mencetak prestasi sekaligus membanggakan nama daerah di level Sumatera Barat. 


Proses pencarian bakat ini menjadi momentum krusial mengingat persaingan di level provinsi yang diprediksi akan semakin ketat, sehingga persiapan matang sejak dini menjadi harga mati bagi jajaran manajemen tim.


​Seleksi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yakni pada tanggal 4, 5, dan 6 Mei 2026 ini, akan dipusatkan di Stadion Lapangan Ombilin, Kota Sawahlunto. Panitia pelaksana telah menetapkan jadwal dimulai pukul 14.00 WIB setiap harinya, guna memastikan para talenta muda memiliki waktu yang cukup untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas rumput hijau. 


Pemilihan Stadion Ombilin sebagai lokasi seleksi bukan tanpa alasan, mengingat nilai historis dan fasilitas yang memadai untuk memantau kualitas fisik serta visi bermain para peserta secara komprehensif.


​Fokus utama seleksi kali ini adalah pembinaan pemain muda dengan kriteria usia kelahiran maksimal tahun 2007. Selain batasan usia, para calon peserta diwajibkan dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta memiliki semangat juang yang tinggi untuk membela panji Kota Sawahlunto. Persyaratan administratif yang harus disiapkan oleh para pendaftar meliputi fotokopi KTP atau Kartu Pelajar, fotokopi Kartu Keluarga, dan pas foto terbaru sebagai basis data pemain yang akurat dan akuntabel.


​Menanggapi persiapan besar ini, Ketua Askot PSSI Sawahlunto, Ronny Eka Putra, menekankan bahwa seleksi ini dilakukan secara objektif dan transparan untuk mencari pemain yang benar-benar siap secara teknis maupun mental. Beliau menegaskan bahwa pintu terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki kompetensi untuk bersaing secara sehat di lapangan hijau.


​"Kami mengundang seluruh putra terbaik Sawahlunto yang memenuhi syarat untuk hadir dan menunjukkan kualitasnya di lapangan. Seleksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan fondasi utama kita dalam membangun skuad yang solid. Target kita jelas, yakni membawa pulang prestasi bagi Sawahlunto di ajang Porprov nanti," ujar Ronny Eka Putra dengan nada optimis.



​Ronny juga menambahkan penjelasan mengenai dinamika regulasi yang mendasari pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, seleksi gelombang kedua ini dilaksanakan setelah keluarnya regulasi terbaru dari Asprov Sumatera Barat untuk kelahiran 2007. Sebelumnya, pihak Askot telah melakukan seleksi gelombang pertama yang didominasi oleh pemain kelahiran 2006, sehingga kembali dilakukannya seleksi gelombang kedua ini. 


Menariknya, pada gelombang kedua ini, Askot PSSI Sawahlunto membuka kesempatan lebih luas karena regulasi membenarkan kepesertaan bagi pemain yang berdomisili di luar Sawahlunto selama memiliki identitas atau KTP Sumatera Barat.


​Partisipasi aktif dari klub-klub lokal di seluruh penjuru Sawahlunto sangat diharapkan demi memperluas jangkauan pencarian bakat ini. Pihak panitia juga telah membuka kanal informasi dan pendaftaran melalui kontak person resmi guna memfasilitasi para pemain yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme seleksi. Kehadiran para pencari bakat dan tim pelatih yang kompeten di pinggir lapangan dipastikan akan membuat atmosfer persaingan menjadi lebih profesional.


​Dengan mengusung slogan "Dari Sawahlunto Untuk Prestasi Sumatera Barat", kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para atlet muda untuk meniti karier profesional sekaligus memperkuat posisi Kota Sawahlunto sebagai salah satu lumbung atlet sepak bola potensial di wilayah tersebut. 


Para penggemar sepak bola di Sawahlunto kini menaruh harapan besar pada proses seleksi ini agar mampu melahirkan tim kebanggaan yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi terhadap lambang di dada. (ton)