![]() |
| Wakil Bupati Sijunjung, foto bersama usai membuka Liga Matahari PGRI FC |
Sijunjung, fajarsumbar.com - Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 di Kabupaten Sijunjung. Melalui kegiatan senam bersama dan turnamen sepak bola bertajuk “Liga Matahari”, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sijunjung sukses menghadirkan momentum silaturahmi yang penuh keakraban antar guru se-kabupaten.
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan olahraga setempat itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah. Turut hadir Sekretaris Daerah, para asisten pemerintahan, kepala OPD terkait, serta ratusan guru yang berasal dari berbagai cabang PGRI kecamatan.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Para guru tampil kompak mengikuti senam bersama sebelum dilanjutkan dengan pertandingan Liga Matahari yang mempertemukan delapan klub PGRI cabang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sijunjung.
Wakil Ketua PGRI Kabupaten Sijunjung, Charly Malinton menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata semangat persatuan guru sekaligus upaya mempererat solidaritas di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
Menurutnya, Liga Matahari menjadi ruang positif bagi para pendidik untuk membangun kebersamaan di luar aktivitas mengajar. Kegiatan olahraga diyakini mampu memperkuat hubungan emosional antar anggota PGRI sehingga tercipta organisasi yang semakin solid dan harmonis.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kekompakan dan rasa memiliki antar anggota PGRI. Guru bukan hanya bertugas di ruang kelas, tetapi juga harus mampu menjaga kebersamaan dan semangat kolektif dalam organisasi,” ujar Charly, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan, Liga Matahari diikuti atlet sepak bola dari seluruh cabang PGRI kecamatan dengan sistem setengah kompetisi. Setiap pertandingan berlangsung selama 20 menit dan seluruh rangkaian pertandingan dituntaskan dalam satu hari penuh.
Meski berlangsung dalam suasana kompetitif, pertandingan tetap berjalan penuh persahabatan. Sorak dukungan dari sesama guru dan penonton membuat atmosfer turnamen terasa meriah dan hangat.
Charly juga mengungkapkan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya anggota PGRI FC yang terdiri dari guru olahraga dan pecinta sepak bola. Selain itu, kegiatan turut mendapat dukungan dari sejumlah donatur dan simpatisan PGRI.
“Atas nama pengurus PGRI Kabupaten Sijunjung, kami sangat mengapresiasi kekompakan PGRI FC serta seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan ini. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus dipertahankan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah dalam sambutannya menilai nama “Matahari” memiliki makna mendalam bagi profesi guru. Menurutnya, guru merupakan cahaya kehidupan yang memberi arah dan masa depan bagi generasi muda.
“Guru adalah penuntun jalan bagi murid untuk menjadi insan yang berakhlak mulia. Matahari menjadi simbol cahaya dan energi, begitu pula guru yang selalu menerangi kehidupan peserta didik,” ujar Iraddatillah.
Politikus senior tersebut juga menegaskan bahwa PGRI memiliki peran penting sebagai organisasi profesi dalam melindungi dan memperjuangkan hak-hak guru di tengah dinamika pendidikan yang terus berkembang.
Ia mengingatkan bahwa tantangan pendidikan ke depan semakin berat sehingga guru dituntut terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri agar mampu menjawab kebutuhan zaman.
“Semoga melalui kegiatan ini PGRI Kabupaten Sijunjung semakin maju, semakin solid, dan terus menjadi rumah besar yang mampu memperkuat profesionalisme guru,” tutupnya.(Sh)
Komentar