Padang Pariaman Siap Benahi Pantai Tiram Jadi Kawasan Wisata Favorit akan Punya "Through Arch Bridge" Rancak -->

AdSense New

Padang Pariaman Siap Benahi Pantai Tiram Jadi Kawasan Wisata Favorit akan Punya "Through Arch Bridge" Rancak

Kamis, 14 Mei 2026
Ini desain penampakan Trough Arch Bridge yang akan hadir di Kawasan Wisata Pantai Tiram nantinya (foto.desain masterplan) 

Tiram - Kawasan wisata Pantai Tiram di Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, akhirnya mulai disentuh pembenahan besar-besaran.


Setidaknya, akan punya Icon Wisata baru nantinya dengan wajah memiliki Through Arch Bridge. Karena, istilah spesifik untuk jembatan lengkung baja di mana dek berada di bawah struktur lengkung (jembatan lengkung tembus).


Jembatan yang dirancang membentang sepanjang sekitar 80 meter dari kawasan Kuliner ke Pantai Tiram yang dipenuhi pohon pinus tersebut. 


Dalam master plannya memiliki lebar 2 meter untuk tipe jembatan pejalan kaki dengan struktur utama mempergunakan baja pipa.


Sementara struktur atap dengan pipa baja, sedangkan penutup atap memakai perforated metal sheet. Sedangkan pondasi berbentuk telapak, dan finishing cat anti karat. 


Tak tanggung-tanggung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), bergerak cepat menata kawasan yang selama ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan pesisir di Sumatera Barat.


Langkah awal itu ditandai dengan sosialisasi penataan kawasan yang dipimpin langsung Kepala Disparpora Padang Pariaman, Anton Wira Tanjuang, bersama jajaran, Rabu kemaren. 


Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pemilik kedai nasi dan pelaku usaha kuliner di sepanjang kawasan Pantai Tiram.


Dalam pertemuan itu, Anton Wira Tanjuang menegaskan pemerintah daerah ingin menghadirkan wajah baru Pantai Tiram agar lebih tertata, bersih, nyaman, dan mampu bersaing sebagai destinasi wisata unggulan di Padang Pariaman.


"Kehadiran Through Arch Bridge akan menjadi icon baru untuk destinasi wisata Padang Pariaman. Sehingga diharapkan daya tarik tersendiri mengunjungi kawasan Pantai Tiram nantinya," ucap Anton Wira Tanjung yang dihubungi Wartawan fajarsumbar.com, Kamis sore (14/5/2026). 


Penataan kawasan dinilai penting. Karena, sektor pariwisata kini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir.


“Pembenahan ini bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan pembangunan sektor pariwisata di Padang Pariaman. Pantai Tiram memiliki potensi besar yang harus ditata lebih baik,” ujarnya. 


Ia menyebut bahwa suasana sosialisasi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para pemilik kedai nasi yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas wisata kuliner menyambut positif rencana pembenahan tersebut.


Mereka berharap penataan kawasan benar-benar mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memperkuat ekonomi masyarakat setempat.


Dukungan juga datang dari tokoh adat Tiram Tapakis. Ninik mamak setempat, Dt. Majo Basa dan Dt. Tan Basa selaku pucuk adat Tiram Tapakis, menyatakan kesiapan mendukung langkah pemerintah daerah dalam mempercantik kawasan wisata kuliner Pantai Tiram.


Menurut mereka, pembenahan kawasan wisata tidak hanya menyangkut persoalan ekonomi. Tetapi juga menjaga marwah daerah agar memiliki wajah pariwisata yang tertib, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat maupun tamu yang datang berkunjung.


Disparpora Padang Pariaman sendiri menegaskan pembenahan Pantai Tiram menjadi salah satu prioritas pengembangan destinasi wisata daerah tahun ini.


Pemerintah daerah berharap, setelah penataan dilakukan, kawasan tersebut mampu tampil lebih modern tanpa kehilangan nuansa khas pesisir dan budaya masyarakat setempat.(saco).