![]() |
| Foto Ilustrasi AI |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Asosiasi PSSI Kota Sawahlunto secara resmi telah menerbitkan Surat Keputusan penting mengenai pembentukan panitia pelaksana turnamen sepak bola tingkat Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk kelompok umur di bawah 10 tahun (KU-10) dan di bawah 12 tahun (KU-12).
Turnamen bergengsi yang memperebutkan Piala Wali Kota Sawahlunto Tahun 2026 ini dirancang sebagai langkah nyata dalam menjalankan program kerja organisasi, khususnya pada bidang pembinaan, peningkatan, serta pengembangan sepak bola bagi usia dini dan usia muda di wilayah Kota Sawahlunto.
Penerbitan surat keputusan dengan nomor SK/03/V/2026/PSSI-SWL ini juga didasarkan atas berbagai saran dan masukan berharga yang dihimpun dari segenap pengurus PSSI Sawahlunto untuk Masa Bakti 2025–2029.
Berdasarkan keputusan yang ditetapkan pada 17 Mei 2026 di Sawahlunto oleh Ketua PSSI Kota Sawahlunto, Ronny Eka Putra, ajang kompetisi kelompok umur ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, tepatnya dari tanggal 19 hingga 21 Juni 2026. Seluruh rangkaian pertandingan dalam turnamen ini nantinya dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Ombilin, Kota Sawahlunto.
Melalui surat keputusan tersebut, seluruh personel yang namanya tercantum dalam struktur kepanitiaan diberikan mandat penuh untuk merencanakan, mempersiapkan, sekaligus melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya serta senantiasa mengedepankan rasa tanggung jawab yang tinggi.
Dalam struktur kepanitiaan yang telah disahkan, posisi Pelindung diamanahkan langsung kepada Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, sementara Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah bertindak sebagai Penasehat. Unsur Pembina turnamen ini diisi oleh kolaborasi instansi strategis, meliputi Dinas Parpora Kota Sawahlunto, Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto.
Tanggung jawab utama penyelenggaraan berada di tangan Ketua PSSI Kota Sawahlunto dengan didampingi oleh Wakil Ketua PSSI Kota Sawahlunto selaku Wakil Penanggung Jawab.
Untuk operasional pelaksanaan di lapangan, kepanitiaan ini dikomandoi oleh Robi Papilaya yang dipercaya mengemban jabatan sebagai Ketua Panitia. Ia didampingi oleh Citra Eng Gusti selaku Wakil Ketua, Muldayuri sebagai Sekretaris, dan Axel Gustino Nugraha yang memegang posisi sebagai Bendahara.
Pergerakan panitia juga diperkuat oleh jajaran seksi teknis, di antaranya Seksi Acara yang diketuai oleh Doni Ramadona, Seksi Kompetisi di bawah pimpinan Sepriwandi, serta Seksi Perwasitan yang dikomandoi oleh Roni Pardian.
Selain itu, kelancaran fasilitas dan keamanan didukung penuh oleh Seksi Sarana dan Prasarana yang dipimpin Robby Andiska, Seksi Kesehatan di bawah pimpinan Erdismon, serta Seksi Keamanan yang diketuai oleh Dizki Hanafia. Informasi seputar turnamen akan dikelola oleh Seksi Media dan Publikasi di bawah arahan Anton Saputra, sedangkan kebutuhan logistik dikepalai oleh Nina Sanggra Violita selaku Ketua Seksi Konsumsi.
Penyelenggaraan turnamen ini juga dilengkapi dengan badan yudisial formal demi menjaga integritas kompetisi, yakni Komisi Disiplin Pertandingan yang dipimpin oleh Eryanto Melhisi, serta Komisi Banding Pertandingan yang diketuai oleh Heru Apri Oval. (ton)
Komentar