67 Lulusan Apoteker Unand Dilantik -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

67 Lulusan Apoteker Unand Dilantik

Rabu, 24 Maret 2021

WR III Unand Insannul Kamil, ketika pelantikan Apoteker Fakultas Farmasi Unand, Selasa (23/3/2021).


Padang, fajarsumbar.com -  Fakultas Farmasi Universitas Andalas (Unand),  melantik dan mengambil sumpah 67 lulusan Apoteker baru angkatan III tahun 2019 di Aula Fakultas Farmasi Unand Limau Manis Padang, Selasa (23/3/2021).


Dalam sambutannya Wakil Rektor III Universitas Andalas Padang Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D, ASEAN Eng mengatakan, tantangan yang akan dihadapi setelah pelantikan ini untuk melakukan praktek profesi dalam bidang kefarmasian adalah harus mampu menjadi solusi dalam upaya optimalisasi pelayanan kesehatan dan kefarmasian yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia yang kita cintai.


“Pelaksanaan praktek profesi harus menjunjung tinggi etika profesi dan standar layanan yang dilakukan secara bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan customer (pasien). Apoteker Farmasi Unand harus junjung tinggi ini selalu,” ujar Insannul Kamil.


Pandemi covid-19 kata Insannul telah merubah mindset dan cara hidup semua orang dengan intervensi teknologi digital yang lebih dominan.


“Di era digital ini untuk berhasil melakukan transformasi praktek profesi yang lebih baik, yang akan menjadi kata kunci adalah kolaborasi, kreatif dan inovatif,” ujarnya.


Bahkan Unand secara lembaga perguruan tinggi kata Insannul yakin, Apoteker lulusan Fakultas Farmasi Unand adalah Apoteker profesional, bermutu, memiliki karakter baik, berakhlak mulia dan penuh empati.


“Farmasi Unand itu membentuk dan menyiapkan sebagai Apoteker yang handal dan kompeten dibidang kefarmasian.

Kemampuan Adaptasi dengan teknologi digital menjadi indikator penentu bagi praktek kefarmasian di masa depan,” ujar Insannul.


Data membuktikan, kata Insannul Kamil bahwa alumni Farmasi Unand sebagian besar sukses di masyarakat.


“Baik sukses sebagai Apoteker profesional, pendidik, peneliti, dan manajer kesehatan bahkan entrepreuner Apoteker (sukses membuka Apotek atau lahan pekerjaan mandiri,” ujar Nanuk biasa Insannul Kamil dikenal baik di internal Unand maupun di eksternal kampus. (Rel/roni dz)