Aset 8 Milyar Lebih, KPRI IKHWAN Syariah Laksanakan RAT Ke 48 -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Aset 8 Milyar Lebih, KPRI IKHWAN Syariah Laksanakan RAT Ke 48

Selasa, 23 Maret 2021
Ketua KPRI Ikhwan Syariah, H. Jufrimal sampaikan laporan 

Lima Puluh Kota, fajarsumbar.com --- Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Ikhwan Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke 48 Tahun Buku 2020, Selasa (23/03/2021) siang di Aula Kankemenag Kabupaten Lima Puluh Kota. 


RAT Ke 48 KPRI Ikhwan Syariah tampak dihadiri Pembina Koperasi, H Ramza Husmen bersama H.  Naharudin didampingi Ketua Koperasi H. Jufrimal. Ikut dihadiri pimpinan unit dan pengawas koperasi serta 50 anggota koperasi sebagai wakil dari unit yang ada.


Sekapur sirihnya, Ketua KPRI Ikhwan Syariah H. Jufrimal menerangkan bahwa Koperasi Ikhwan didirikan sesepuh Kandepag Baharuddin Buyung tanggal 5 Januari 1972, beranggota 121 orang, dengan simpanan pokok dan wajib Rp100,-/bulan. Kala itu bernama KPN Ikhwan berbadan hukum 1121/BH-XVII tanggal 10 Maret 1977.


Sebuah perjalanan panjang koperasi lingkungan Kankemenag di Luak Limopuluah. Awalnya numpang berkantor di lingkungan Kankemenag Kota Payakumbuh, kini sudah berkantor sendiri. Terjadi pergantian nama dan kemanajemenan, hingga kini KPRI Ikhwan Syariah resmi disandang (sesuai SK Notaris Silvana Monika, SH, M. Kn, akte nomor 01 tanggal 2 April 2019. Perjalanan KPRI Ikhwan selalu mematuhi regulasi berlaku dan hasil keputusan RAT. 


Semestinya RAT dilaksanakan di bulan Februari 2021, tapi karena harus mematuhi protokol kesehatan, pengurus pun melakukan persiapan untuk itu. RAT diundur menjadi Maret dan dilaksanakan sesuai petunjuk satgas Covid-19.


"Laporan pengurus koperasi sudah kita cantumkan di buku laporan yang sudah kami bagikan. Saat ini pengurus sudah memasukkan berkas Perubahan Anggaran Dasar menjadi Syariah ke Kementerian Koperasi RI. Hingga akhir tahun buku 2020, KPRI Ikhwan sudah memiliki aset sekitar 8 Milyar lebih. Jumlah anggota meningkat, total 503 orang anggota. Terdiri dari dari ASN Kankemenag Kota Payakumbuh 359 dan 144 orang ASN Kankemenag Lima Puluh Kota. Jumlah ini masih jauh dari harapan pengurus,"sebutnya. 



"Koperasi Ikhwan Syariah sudah menjalani audit dari tim terkait bersama tim audit independen, sesuai laporan terlampir pada buku. Kami berharap, kemajuan koperasi ikut ditentukan pimpinan unit,"pungkas Jufrimal sembari menyampaikan harapannya. 


Sementara, Kepala Kankemenag Lima Puluh Kota, Naharudin dalam hal ini selaku pembina dalam harapannya menyampaikan agar mendalami makna perkoperasian. 


"Ikhwan (badunsanak-bersaudara) harus kita maknai mendalam. Namun, ada perbedaan mencolok keanggotaan ASN di koperasi. Padahal ASN Kankemenag Lima Puluh Kota lebih banyak dibanding Kota Payakumbuh. Tentunya ini PR kami, selaku pimpinan unit. Mari kita hargai sejarah dan upaya sesepuh memajukan koperasi sejak dulu,"ucapnya. 


Dikatakan, pengurus koperasi mesti cari terobosan agar anggota tidak lagi mengedepankan bank guna memenuhi kebutuhan keuangannya. Susunlah draft 5(lima) tahun kedepan agar motto sejahtera bersama dalam keridhaan Allah SWT, terwujud. 


"Seluruh lini harus berperan memajukan koperasi, baik pembina, pengurus dan anggota. Mari kita simak laporan pengurus. Berilah masukan membangun,"pesan Naharudin. 


Senada, Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh, Ramza Husmen yang juga pembina koperasi juga berpesan kepada peserta RAT agar bersama majukan KPRI Ikhwan Syariah.


"Saat ini kita bersama sudah berupaya untuk hijrah ke syariah. Secara bertahap, komitmen ini kita wujudkan bersama. Aset koperasi sudah lumayan dan perlu kita tingkatkan. Bisa melalui peningkatan simpanan. Selain itu, koperasi sudah menyediakan layanan pengalihan hutang ke koperasi. Juga, koperasi juga menyiapkan Waserda yang menyediakan personil delivery (antar alamat). Soliditas dan loyalitas adalah kunci utama sukses koperasi kita,"terang Ramza Husmen, lanjut membuka RAT KPRI Ikhwan Syariah tahun buku 2020


Usai pembukaan, pengurus membacakan laporan keuangan 2020 sekaligus menggambarkan rencana kerja tahun 2021. Kesempatan itu pengurus meminta dukungan dan usul membangun dari anggota koperasi.(ul)