Di Balik Sukses Dasawisma Teratai Satu Dedikasi Hermawati Lahirkan Prestasi -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Di Balik Sukses Dasawisma Teratai Satu Dedikasi Hermawati Lahirkan Prestasi

Rabu, 24 Maret 2021

 

Hermawati di pekaran tanaman sayurannya

Padang Panjang, fajarsumbar.com - Rumah kediaman Hermawati terlihat asri. Di pekarangan  beraneka ragam sayuran tumbuh subur. Ada kale, sorel, samhong, bayam merah, bayam hijau , sawi pakcoy, lotus, serta berbagai tanaman obat keluarga (toga). Sebahagian tanaman itu tumbuh di wadah hidroponik. 


Rumah semi permanen dengan warung kopi di depannya ini, berada paling ujung di RT 18 Perumahan Saiyo, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur. 


Pagi kemarin, ibu tiga orang anak ini terlihat sedang meracik dan mengulek bumbu lotek dengan tangan memakai cobekan. 


Sejumlah pesanan datang  dari warga sekitar. Sayur salada di pekarangan ia petik bersamaan dengan cabai dan lainnya.


"Inilah keuntungan yang saya rasakan. Untuk sayuran lotek tidak pernah membeli ke pasar. Kecuali kacang tanah, bawang dan tambahan mie. 


Nantinya juga diupayakan kacang tanah kita tanam sendiri di karung," kata ketua Dasawisma Teratai Satu  itu.


Pemanfaatan lahan pekarangan yang dilakukan Hermawati merupakan hasil  dari dirinya sebagai kader Dasawisma oleh TP-PKK. 

Setelah bergabung di tahun 2014, Hermawati makin  paham cara bercocok tanam. Ia kemudian didapuk menjadi ketua Dasawisma Teratai di tahun 2016. 

Di tahun yang sama, Hermawati juga bergabung di Kelompok Wanita Tani (KWT).


Sebagai ketua Dasawisma, perempuan paruh baya itu kerap mengajak anggotanya yang terdiri dari 16 KK menjalankan 10 program pokok PKK. 


"Setiap pertemuan bulanan RT, saya terus mengajak anggota Dasawisma menjalankan program pokok PKK," ceritanya.


Hermawati bahkan mendedikasikan lahan miliknya seluas 3x4 meter persegi untuk kemajuan Dasawisma yang ia pimpin. Secara bersama-sama, anggota Dasawisma bergotong-royong menanam berbagai sayuran. 


Sayur-sayuran itu kemudian diperuntukkan bagi anggotanya dengan membeli sesuai harga yang disepakati bersama. 

Semua dicatat dalam pembukuan dengan keuntungan yang dibagi satu sama lain.


Keaktifan Dasawisama Teratai Satu, ternyata dinilai terbaik di Kota Padang Panjang. Teratai Satu kemudian mewakili Padang Panjang ke tingkat provinsi dan meraih juara II. 

Rasa bahagia tak hanya dirasakan Hermawati, tapi juga bagi masyarakat di kota berjuluk Serambi Mekkah ini.

Dasawisma Teratai Satu giat melakukan berbagai inovasi melalui bimbingan PKK. 

"Inovasi yang kami lakukan antara lain memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam aneka sayuran yang kemudian diolah menjadi berbagai makanan bergizi seperti jus kale dan mie sayur, lalu budidaya ikan dalam ember (budikdamber)," jelasnya.


Menurut Hermawati, kegiatan Dasawisma ini telah berdampak kepada peningkatan perekonomian keluarga. "Selain untuk konsumsi keluarga, hasilnya juga bisa dijual menambah income keluarga," pungkasnya. (syam)