6 Unit Rumah Terbakar di Padang, 15 KK Kehilangan Tempat Tinggal -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

6 Unit Rumah Terbakar di Padang, 15 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Jumat, 02 April 2021

Petugas berjibaju menjinakkan api. (foto MNC portal)


Padang, fajarsumbar.com - Sebanyak enam unit rumah di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Jati Baru, Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat hangus dilalap sijago merah sekitar pu‎kul 14.30 WIB, Jumat (2/4/2021).


Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun 15 kepala keluarga (KK) terancam kehilangan tempat tinggal.


Dari enam bangunan yang terbakar satu bengkel sepeda hangus, begitu juga kios cucian yang ada di lokasi kejadian.


Pantauan di lapangan, api yang membesar dan membakar lima bangunan tersebut membuat kepanikan warga setempat. Terlihat warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.


Namun, upaya warga tidak membuahkan hasil. Salah seorang warga memberitahukan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Tidak lama berselang, lima armada kebakaran tiba di lokasi kejadian.


Saat proses pemadaman, warga sekitar dan pengguna jalan menjadikan peristiwa tersebut tontonan.


“Api diduga berasal dari sebuah tonggak yang ada di bengkel sepeda. Para anak magang di sana sudah berupaya memadamkan api, namun api semakin membesar,” kata saksi mata Nengsih.


Hal senada juga dikatakan Rini, ia melihat api sudah membesar di atas bangunan, ditambah lagi angin kencang.


Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Padang, Syahrul, mengatakan, setelah mendapat informasi pihaknya langsung ke lokasi kejadian dengan mengirimkan lima armada kebakaran.


“Sebayak 15 KK terdampak akibat kebakaran ini,” kata Syahrul.


Syahrul mengatakan, kejadian ini sekitar pukul 14.40 WIB, pihaknya tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.45 WIB.


“Kami langsung bergerak cepat dan memadamkan api tersebut,” ujar Syahrul.


Terakhir Syahrul mengatakan, setelah api berhasil dipadamkan, pihaknya langsung melakukan proses pendinginan guna mencegah adanya api susulan.


“Kita sudah melakukan pendinginan. Untuk jumlah jiwa dari 14 KK ini ada 45 orang terdampak. Sementara penyebab kebakaran, belum bisa kita pastikan, biar rekan dari kepolisian melakukan penyelidikan,” tutupnya. (dri)