Fashion & Food Festival di Kota Payakumbuh, Sukses -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Fashion & Food Festival di Kota Payakumbuh, Sukses

Senin, 19 April 2021
.

Payakumbuh, fajarsumbar.com - Fashion & Food Festival yang digelar pada Minggu 18 April 2021 bertempat di Medan Nan Bapaneh objek wisata Ngalau Indah Kota Payakumbuh, berlangsung sukses walau sempat diguyur hujan gerimis.


Iven budaya dan kuliner lokal tersebut merupakan kegiatan Pokirnya Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Gerindra, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo yang dititipkan di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Provinsi Sumatera Barat. 


Iven ini tampak dihadiri Walikota bersama forkopimda Kota Payakumbuh, Wakil Bupati 50 Kota Rizki Kurniawan Nakasri, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh dan Provinsi Sumatera Barat, selaku leading sektornya.


Momen tersebut, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo mengatakan bahwa ” Kita selalu mencari cara untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan melalui Iven ini kita bisa melakukan Pelatihan dan Pemasaran dengan menampung hasil Produksi untuk di promosikan dan tentunya bisa juga menjadi ajang pemasaran dan mudah-mudahan iven-iven seperti ini memberi asas manfaat yang lebih luas dan tentu diharapkan juga akan menjadi spektrum-spektrum penunjang ekonomi yang bagi masyarakat di Luhak 50 khususnya, ” ungkap Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo.


Sementara, Kadisparpora Kota Payakumbuh, Desmon Corina mengatakan "Dengan Payakumbuh Fashion & Food Festival di harapkan kita bisa menggali potensi-potensi Ekonomi Kreatif dan memperkenalkan, lalu memasarkan produk-produknya. Salah satunya melalui iven-iven seperti ini," ungkap kepada awak media. 


Sementara itu Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staff Ahli Bidang SDM, Epi Jaya sebutkan bahwa ”Kuliner dan Fashion sudah menjadi sumber pendapatan bagi sebagian masyarakat kota Payakumbuh dan Iven Iven seperti bisa juga menjadi ajang Promosi Pariwisata di bidang Fashion dan Kuliner tentunya,"ungkapnya.


Kadisparpora Provinsi Sumatera Barat, Nofrial disela acara kepada media mengatakan bahwa Potensi UMKM berbasis Ekonomi Kreatif di Payakumbuh cenderung lebih potensial dibanding daerah lain. Setidaknya sudah dua iven yang kami lakukan sebelumnya yang kami helat di Kota Payakumbuh ini,"jelas Nofrial.


Selanjutnya, ulas Nofrial. Insyaallah semua berjalan dengan baik, karena di Kota Payakumbuh ini kita sangat konsen dan patuh dalam melaksanakan kegiatan tersebut sesuai dengan standar ketat Prokes (Protokol kesehatan) yang disyaratkan oleh Satgas Covid. Di sisi geografis Payakumbuh dan 50 Kota yang merupakan pintu masuk dari Provinsi Riau, jadi sangat dikembangkan potensinya sebagai ajang promosi bagi daerah ini dan daerah lainnya,"ungkap Kadis Pariwisata Provinsi Sumbar, Nofrial.


”Walaupun Kota Payakumbuh sedang Zona Kuning, tapi kita yakin acara akan sukses dengan menerapkan Prokes yang ketat. Seperti yang sudah kita terapkan pada iven-iven terdahulu. Kita sudah menggandeng Pemerintah kota Payakumbuh, satgas Covid 19, PMI, Kepolisian, OPD terkait. Tentu saja yang yang berkunjung harus mengikuti sesuai dengan Prokes yang ketat dan Kita harus bersama menghindari kerumunan dengan konsentasi massa. Sehingga kita juga mengatur jarak 1 M² per pengunjung pada acara Fashion & Food Festival,"pungkasnya.


Pada salah satu tenda sudah dikemas puluhan bahkan ratusan kuliner kuliner lokal yang sudah siapkan Panitia untuk dibagikan kepada pengunjung dan masyarakat yang melintas.

Dalam pantauan media, kuliner tersebut merupakan kuliner khas Payakumbuh , diantaranya, kolak pisang, martabak, pindik, gorengan, panyiaram, lupis, sarikayo, kue talam, lapek, sate, dan lainnya. 


Sekira pukul 17.30 sore,  antrian sudah diatur oleh panitia sedemikian rupa, dan mereka yang hadir boleh memilih sebanyak 2(dua) pilihan kuliner yang mereka sukai dan langsung digiring untuk dibawa pulang untuk menghindari kerumunan.(ul) 



adsen