Padang Sibusuk Jadi Sentra Pengembangan Palawija -->

Mgid Bawah Bapenda

Padang Sibusuk Jadi Sentra Pengembangan Palawija

Senin, 12 April 2021

Menandai pencanangan pengembangan sentra palawija dan holtikultura, di Padang Sibusuk, Sabtu (10/4), Wabup Sijunjung Iraddatillah tanam bibit bawang merah bersama anggota DPRD Yusnidarti, Camat Kupitan Adri, walinagari Aprizaldi dan tokoh masyarakat. (Ist)


Padang Sibusuk - Wakil Bupati (Wabup) Sijunjung H. Iraddatillah mencanangkan pengembangan sentra palawija dan holtikultura di Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Sabtu (10/4). Pencanangan ditandai dengan menanam bibit bawang merah dan cabe merah oleh Wabup bersama anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Yusnidarti, Camat Kupitan, Adri, walinagari Padang Sibusuk, Aprizaldi dan tokoh masyarakat pada sawah kelompok tani Gurun Jaya, di Jorong Tapi Balai.


Pencanangan pengembangan sentra palawija dan holtikultura yang tujuannya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani, dihadiri pengurus dan anggota berbagai kelompok tani serta para undangan.


Atas nama Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Wabup Iraddatillah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah nagari dan kelompok tani di Padang Sibusuk yang telah berupaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani melalui pengembangan sentra palawija dan holtikultura, dengan doa dan harapan upaya yang dilakukan membuahkan hasil sesuai sasaran dan tujuan.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sijunjung saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Nagari Padang Sibusuk dan kelompok tani yang berupaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani melalui pengembangan sentra palawija dan holtikultura, dengan doa dan harapan upaya yang dilakukan membuahkan hasil sesuai sasaran dan tujuan. Kami pemerintah daerah akan men-support dan mendukung sesuai kemampuan,” kata wabup.


Upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani yang menjadi tujuan pengembangan sentra palawija dan holtikultura tercapai sesuai sasaran dan harapan, Wabup Iraddatillah mengingatkan pengurus dan anggota kelompok tani agar berusaha dengan kemauan dan keyakinan yang kuat.


Disamping berusaha dengan kemauan dan keyakinan yang kuat, pengurus dan anggota kelompok tani juga harus menciptakan kekompakan dan kebersamaan yang terjalin erat. Hal lain yang juga perlu dilakukan, adalah memilih tanaman yang cocok untuk ditanam sesuai kebutuhan serta mempelajari pemasaran sebelum menanam.


“Jangan sampai terjadi saat kita panen harga jualnya murah. Karena itu, pilih tanaman yang cocok untuk ditanam sesuai kebutuhan serta pelajari pemasaran sebelum menanam dan perhitungkan waktu panennya,” pesan Wabup Iraddatillah.


Walinagari Padang Sibusuk, Aprizaldi menjawab Singgalang mengatakan, secara keseluruhan sawah yang akan dijadikan pengembangan sentra palawija dan holtikultura, luasnya lebih kurang 150 hektar. 


Sawah yang terhampar di daerah irigasi Batang Lasi, adalah milik kelompok tani Gurun Jaya, Paciciangan, Patolo, Kubang Pulau Lawe, Pulau Masjid dan kelompok tani Kuwok Saiyo. Selain padi, tanaman yang akan ditanam pada pengembangan sentra palawija dan holtikultura, antara lain bawang merah, cabe merah, kedelai, jagung dan semangka. 


"Tujuan pengembangan sentra palawija dan holtikultura yang merupakan selingan dari penanaman padi, adalah meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani,” kata Walinagari, Aprizaldi. (*)