Warga Sikabau Hibahkan Tanah Dua Hektare untuk Mendirikan Ponpes Teknologi -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Warga Sikabau Hibahkan Tanah Dua Hektare untuk Mendirikan Ponpes Teknologi

Selasa, 13 April 2021








Pasbar - Salah seorang warga Sikabau, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat (Pasbar) bernama Rosmal, menghibahkan sekitar dua hektare tanah untuk Muhammadiyah. Rencananya, di lokasi itu akan dibangun Pondok Pesantren Teknologi Muhammadiyah.





Prosesi penyerahan tanah hibah itu, dilakukan Sabtu (10/4) malam, bersamaan dengan pembentukan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) setempat, oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat. Kepengursan PRM itu diketuai Armansyah, Sekretaris Ahmad Rifin, dan Bendahara Rosmal.




Wakil Ketua PWM Sumbar Dr. Bakhtiar memberi apresiasi atas usaha yang dilakukan Muhammadiyah Pasbar itu, dalam rangka pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah serta memperbanyak amal usaha.





‘’Masyarakat berharap, Muhammadiyah dapat mendirikan pondok pesantren berbasis teknologi, khususnya kelautan dan perikanan, sesuai dengan posisi daerah Sikabau yang berada di sepanjang garis pantai Pasbar,’’ jelas Bakhtiar.





PWM Sumbar memang terlihat antusias dengan perkembangan baru Muhammadiyah di Pasbar itu. Buktinya, pimpinan yang hadir terbilang cukup banyak. Selain Bakhtiar, terlihat pula Ketua LPCR PWM Sumbar Ki Jal Atri Tanjung, Sekretaris Al Imran Yunus, Amsir, dan Adi Bermasa. Terlihat juga Ketua PCM Koto Balingka Kaslan, Sekretaris MPK PDM Pasbar Harapan, Imsar dari Kokam, dan masyarakat.





Bakhtiar menyebut, warga Sikabau yang baru bergabung ke dalam organisasi dan Ranting Muhammadiyah setempat jangan ragu, karena Muhammadiyah adalah organisasi yang diakui keberadaannya. Kegiatan yang kita lakukan, imbuhnya, mencakup pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan berbagai bidang kehidupan lainnya.

Bagi Persyarikatan Muhammadiyah, sebutnya, ranting menjadi faktor penentu, karena merupakan institusi organisasi yang bersentuhan langsung dengan anggota dan masyarakat setempat.





Ki Jal dalam laporannya menjelaskan, sebagai lembaga yang diamanahkan untuk mendirikan dan membina cabang dan ranting Muhammadiyah di Sumbar, pihaknya sudah turun ke lapangan. Bahkan, ujarnya, banyak ranting Muhammadiyah yang dikunjungi terletak di daerah terpencil.





‘’Kita ingin mengejar ketertinggalan dalam segala hal, membantu masyarakat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memajukan organisasi dengan mendirikan ranting, membina kelompok tani, nelayan, dan lain-lain,’’ katanya.






Ketua PCM Koto Balingka Kaslan dalam laporannya mengatakan, Sikabau merupakan salah satu jorong yang memiliki alam indah, karena itu pulalah, daerah ini menjadi salah satu destinasi wisata penting yang menjadi kebanggaan masyarakat. Dengan kehadiran Muhammadiyah di sini, sebutnya, pembinaan keagamaan, sosial kemasyarakatan dan bidang kehidupan lainnya dapat berjalan dengan efektif.(*)



adsen