Yayasan Al Azzam Ikut Menyukseskan Program Bupati Lima Puluh Kota -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Yayasan Al Azzam Ikut Menyukseskan Program Bupati Lima Puluh Kota

Rabu, 07 April 2021
H. Nurkhalis Dt Bijo Dirajo, saat menyerahkan bantuan 16 buah mesin jahit berharap kiranya pelatihan menjahit ini nantinya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, terkhusus bagi peserta pelatihan secara berkelanjutan. 

Taeh Baruh, fajarsumbar.com --- Yayasan Al Azzam Indonesia di Kenagarian Taeh Baruh Siapkan Generasi Handal Kenagarian Taeh Baruh untuk menyongsong era revolusi industri 4.0, melalui bidang usaha yang dikelola secara bertahap oleh pengurus dengan melibatkan OPD terkait di Luak Limopuluah. 


Yayasan ini berdiri di nagari ini tahun Juni tahun 2020. Hingga kini, yayasan yang dirintis 20 tokoh masyarakat peduli generasi Taeh Baruh ini sudah mengantongi Akta notaris Syahrul Nizam, SH Mkn, nomor 28 tanggal 16 Juni 2020.


Dari kunjungan ke Yayasan Al Azzam Indonesia di Taeh Baruh tampak visi yayasan adalah untuk Merangkul generasi peduli membangun nagari. Yang mau berpartisipasi dan berkonstribusi dikala yang lain tidak tertarik menggarap sektor itu. Misi yayasan adalah Membangun masyarakat Nagari Taeh Baruh Madani, yang sejahtera dalam ekonomi, taat dalam beribadah dan sukses di masa depan mereka sebagai wujud mendukung program pemerintah daerah.


"Saat ini, sudah ada 9 bidang usaha yang dikelola. Yakni Dangau Al quran/tahfidz yang diperuntukkan anak-anak dan orang dewasa. Setidaknya sudah ada 50 orang santri yang ikut program gratis ini,"terang Zuhardi, salah seorang pengurus Al Azzam Indonesia di Taeh Baruh, Rabu (07/04/2021) siang. 

 

Dijelaskan Zuhardi yang berlatang belakang pendidik dan kini menjabat Kasi di Kankesbangpol Kabupaten Lima Puluh Kota, Yayasan sudah memulai Lembaga Keterampilan Profesional (LKP) menjahit pakaian jadi dan konveksi, dengan peserta sebanyak 16 orang dari kaum ibu. 


Sebanyak 16 mesin jahit dari dana aspirasi H. Nurkhalis Dt Bijo Dirajo anggota DPRD Sumbar dari partai Gerindra dimanfaatkan oleh ibu-ibu kita untuk belajar menjahit. Dan kita sengaja datangkan mentor dari Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh. 


Dialah Netti Herawati, salah seorang instruktur dari BLK Payakumbuh, menerangkan bahwa peserta latihan menjahit sangat antusias. 


"Hari perdana terlihat semangat peserta sangat kondusif. Kita ajari pelajaran menjahit. Target untuk 33 kali pertemuan. Harapannya, semoga pelatihan ini sukses dan dapat dikembangkan sebagaimana harapan Bapak Nurkhalis. Semoga terwujud kelompok kreatif, nantinya,"ungkap Instruktur. 


Bidang kegiatan lainnya adalah kursus Calkulasi, menulis dan berhitung (Calistung). Pesertanya baru satu orang. Ungkap Zuhardi. 


Selanjutnya, ulas Zuhardi. Kursus Bahasa Asing dengan 150 orang di 2 lokasi. Yayasan juga telah memulai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk Paket A, B dan C. Insya Allah tahun ini menamatkan paket A dan C. 


Yayasan Al Azzam juga telah memulai kembangkan Koperasi Nagari Syariah Al Azzam, beranggotakan 20 orang dengan kegiatan bisnis syariah di berbagai bidang. Saat ini sedang proses pengurusan Badan Hukum. 


Terkait pembiayaan kegiatan selama hampir satu tahun belakangan, Zuhardi kembali menerangkan bahwa pembiayaan kegiatan hingga kini masih didanai para donatur dan perantau. Termasuk dari luar negeri. Terkait tempat pelaksanaan kegiatan saat ini masih mengontrak, Kita berdoa semoga ada warga kita yang mau berwakaf guna kemajuan pendidikan islam, perekonomian islam secara bersama. 


"Sementara ini, kita masih menunggu uluran tangan donatur. Donatur dan pemerhati pendidikan yang ingin beramal dengan zakat, infaq sedekah serta wakaf, silahkan kirim donasinya ke rekening BRI an. Dangau Al Quran Al Azzam di 5501-01-018289-53-8. Sebelumnya, Terima kasih kami ucapkan kepada para donatur yang sudah membantu,"pungkas Zuhardi. 


Terpisah, Walinagari Taeh Baruh, Hasrul Chaniago ikut apresiasi dengan semangat generasi muda bersama tokoh pemerhati pendidikan Kenagarian Taeh Baruh. 


$Alhamdulillah, kami dari pemerintahan nagari sangat bersyukur dengan adanya Yayasan Al Azzam yang dibuat dan dikelola oleh tenaga muda yang potensial dan sangat peduli dengan pembangunan nagari terutama dibidang pendidikan dana kami sangat yakin, inilah yang sebenarnya sangat ditunggu oleh masyarakat sebagai penunjang pendidikan untuk anak anak mereka, dan sebagai mitra oleh pemerintahan nagari dalam membangun sumber daya manusia sebagai generasi kita kedepan yang terdidik dan berkwalitas,"ungkap Hasrul. 


Disebutkan, Kekuatan serta bidang usaha yang ada yang diselenggarakan oleh Yayasan Al Azzam sangat menopang program-program pemberdayaan untuk generasi muda dan anak usia sekolah, mudah mudahan nanti kami dari Pemerintahan Nagari bisa mencari jalan dan aturan sehingga dana pemberdayaan yang ada di DANA DESA bisa bekerja sama dengan Yayasan Al Azzam dalam pelaksanaanya, sehingga lebih terlihat dengan jelas peran serta pemerintahan nagari dalam mendukung kegiatan Yayasan Al Azzam yang sangat positif ini.



"Tentu saja Pemerintahan Nagari sangat berharap kepada Yayasan Al Azzam tetap menjaga semangat yang ada, untuk terus bertahan dan berbenah, karena mempertahankan kegiatan yang sudah ada ini sangat berat dengan bebrbagai keterbatasan, kalau seandainya semangat ini tetap terjaga mudah-mudahan kita tetap bertahan dan Allah SWT akan memberi kekuatan dan jalan untuk mengatasi segala permasalahan yang ada. Dan kami dari pemerintahan nagari berharap sangat kepada Pengurus Yayasan dan Pengelola Yayasan Al Azzam, kita cari Waktu yang tepat untuk duduk bersama dalam membicarakan perkembangan kegiatan dan bidang usaha yang sudah ada dan kemungkinan kerja sama lembaga-lembaga yang ada di nagari. Demikian dan wassalam, tandas Hasrul.(ul)