Enam Hari terperangkap di Kelok 44 Bus Pariwisata di Evakuasi ke Maninjau -->

IKLAN MGID ATAS

Enam Hari terperangkap di Kelok 44 Bus Pariwisata di Evakuasi ke Maninjau

Kamis, 10 Juni 2021
Mobil Pariwisata setelah dievakuasi untuk sementara terparki dipasar maninjau


Lubuk Basung, fajarsumbar. com - Setelah 6 hari terperangkap di kelok 44 Tanjung Raya Kabupaten Agam, Bus pariwisata Gracias dengan No polisi D 7644 A berhasil dievakuasi.


Kepolisian Resort Agam, Sumatera Barat dibantu masyarakat Kecamatan Tanjung Raya kepasar Maninjau pada Kamis (10/6) sekitar jam 05.00 Wib


Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiwan didampingi Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Partanto di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan evakuasi mobil dimulai pada Rabu (9/6) sekitar pukul 13.00 WIB dan sampai di bawah atau Pasar Maninjau pada Kamis (10/6) sekitar pukul 05.20 WIB.


"Evakusi bus membutuhkan waktu sekitar 16 jam, karena bus sering tersangkut akibat tikungan cukup tajam, badan jalan kecil dan lainnya," katanya.


Ia mengatakan, evakuasi dimulai dari Kelok 14 pada Rabu (9/6) siang. Sesampai di Kelok 10, mobil kembali tersangkut dari pukul 13.00 sampai pukul 24.10 WIB.


Ia menambahkan, setelah lepas bus tersebut diparkirkan antara Kelok 10 dan Kelok 9 sembari membuka arus lalu lintas dari arah Bukittinggi ke Lubuk Basung dan Lubuk Basung ke Bukittinggi.


Bus kembali dievakuasi pada Kamis (10/6) sekitar pukul 01.00 WIB, sehingga sampai dibawah sekitar pukul 05.20 WIB.


Bus itu dievakuasi oleh Polres Agam dibantu masyarakat dengan sopir warga Maninjau atas nama Jon Kinoi beserta temannya.


"Saat ini bus sedang parkir di Pasar Maninjau setelah amper panas naik, karena bus kembali tersangkut di Kelok 9 dan Kelok 4," katanya 


Ia menceritakan, mobil bus dikendarai Aep (54) melewati ruas jalan Kelok 44 dari arah Bukuttinggi untuk menjemput penumpang tujuan Jakarta di Lubuk Basung.


Untuk menuju Lubuk Basung, sopir menggunakan aplikasi google map, karena tidak memahami daerah Sumbar, sehingga aplikasi itu mengarahkan sopir melewati Kelok 44.


Sesampai di Kelok 16 pada Rabu (2/6) dini hari, bus tersangkut dan setelah lepas sopir memakirkan mobil di lokasi aman.


Pada Jumat (4/6) pagi, pihak sopir meminta bantu ke Polsek Tanjung Raya untuk sampai ke Maninjau. Saat itu, aggota mengosongkan kendaraan dari Maninjau dan Matur


Namun sesampai di Kelok 14, mobil itu tersangkut sehingga mobil itu diderek dengan mobil truk.


"Bus parkir di lokasi itu selama enam hari di Kelok 14 dan kita berharap mobil bisa sampai ke Kelok 1," katanya.


Saat ini mobil tersebut sudah terparkir dipasar Maninjau, menunggu tindakan lebih lanjut. (Yanto)