Hakim yakin Malaysia Airlines MH17 Jatuh Dihantam Rudal Rusia -->

IKLAN MGID ATAS

Hakim yakin Malaysia Airlines MH17 Jatuh Dihantam Rudal Rusia

Rabu, 09 Juni 2021

  

Bangkai pesawat Malaysia Airlines MH17. (REUTERS/PIROSCHKA VAN DE WOUW)

Jakarta - Hakim pengadilan Belanda meyakini pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh karena dihantam rudal Rusia.


Menurut hakim, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa rudal BUK buatan Rusia bertanggung jawab atas jatuhnya MH17 di Ukraina pada 2014 lalu.


"Fragmen yang dianalisis di tempat kejadian sesuai dengan rudal BUK dan penyelidikan menunjukkan bahwa tidak ada kesimpulan lain yang mungkin," kata ketua majelis hakim Hendrik Steenhuis, Selasa (8/6) dikutip dari AFP.


Dalam sidang tersebut, para hakim juga menunjukkan video yang memperlihatkan kepulan asap putih membubung ke langit dari sebuah lapangan dekat Pervomaiskyi di timur Ukraina saat pesawat Boeing 777 itu jatuh.


"Seorang saksi mengaku melihat sebuah rudal terbang selama 20 detik sebelum meledak di sebelah kokpit pesawat," kata hakim.


Hakim dalam persidangan terdakwa tiga warga Rusia dan satu warga Ukraina itu mulai secara resmi menetapkan bukti pekan ini.


Penyelidikan internasional menyimpulkan, MH17 yang saat itu terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur jatuh dihantam rudal yang ditembakkan oleh pemberontak pro-Rusia. Para pemberontak tersebut tengah berperang dengan pasukan pemerintah Ukraina.


Akibatnya, semua penumpang dan awak kapal yang berjumlah 298 orang tewas. Dua pertiga dari mereka merupakan warga negara Belanda.


Belanda menuding Rusia bertanggung jawab atas kematian ratusan orang tersebut. Menurut mereka, terdapat penggunaan peluncur rudal yang dibawa dari pangkalan militer Rusia. Namun, Rusia membantah keterlibatan mereka dalam tragedi ini.


Pengacara dan pejabat Rusia mengatakan ada kemungkinan lain termasuk dugaan bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh jet tempur yang dioperasikan oleh Ukraina.


Keempat tersangka kasus ini dituduh sebagai tokoh kunci di antara pemberontak separatis yang memerangi Kiev.


Hakim pada Senin (7/6) mengatakan bahwa persidangan pekan ini akan melihat bukti yang menjawab tiga pertanyaan kunci, apakah pesawat itu ditembak jatuh oleh BUK; lokasi rudal ditembakkan; dan peran keempat tersangka dalam kecelakaan itu. (*)