Ayah Perkosa Anak Tiri Mengaku Demi Tingkatkan Ilmu Dukun -->

Mgid Bawah Bapenda

Ayah Perkosa Anak Tiri Mengaku Demi Tingkatkan Ilmu Dukun

Minggu, 06 Juni 2021

 

Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)



Jakarta - Polisi menangkap seorang ayah berinisial N (42) karena melakukan pemerkosaan terhadap anak tirinya di Kabupaten Tangerang, Banten. Polisi menyebut bahwa pelaku berprofesi sebagai dukun.


"Tersangka berprofesi sebagai dukun selain pedagang Batagor. (Saat akan memperkosa anaknya, pelaku) masuk kamar membisikkan di telinganya korban (lalu) membaca seperti mantra," kata Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, saat dihubungi, Minggu (6/6/2021).


Dihubungi terpisah, Kapolsek Balaraja Kompol Gede Adi Sasmita, mengatakan pelaku tega memperkosa anaknya yang masih SMA ini karena nafsu. Namun selain nafsu, pelaku berdalih memperkosa anaknya ini demi memperkuat ilmu dukunnya.


"Ya (melakukan pemerkosaan) karena memang karena nafsu aja. Selain itu juga kalau dari segi perawan, dia (pelaku memperkosa anaknya karena) bisa meningkatkan ilmunya dia, gitu," ujar Kompol Gede, sebagaimana dikutip detik.com.


Gede menjelaskan pelaku yang berpura-pura menjadi dukun mengaku bisa mengobati berbagai penyakit. "Dari mulut ke mulut dia (ngaku) bisa ngobatin, ada yang mau ini, obatin, gitu. Makanya ini masih kita dalami," ucapnya.


Dia menjelaskan pelaku melakukan aksi bejat ke anak tirinya ini saat kondisi rumah sedang sepi. Pelaku telah sekitar 4 tahunan melakukan aksi cabulnya terhadap korban.


"Dalam arti jelas itu, terkait peristiwa (pemerkosaan) itu panjang dari (korban) kelas 2 SMP sampai dia kelas 3 SMA kemarin mau lulus. Sedangkan dalam menggali terkait peristiwanya ini kami masih susah karena korban ini trauma," katanya.


"Iya rumah sepi, malam hari (dilakukan perbuatan asusila ini). Karena dia (pelaku) mendalami ilmu itu, agak susah katanya. Kadang-kadang dia (korban) itu sadar katanya (saat diperkosa), tapi nggak bisa buka mata, segala macam, gitu," tambahnya.


Diketahui, aksi bejat N viral di media sosial. N disebut memperkosa anak tirinya yang masih duduk di bangku SMA, di Sukamulya, Tangerang.


Korban disebut depresi berat karena diperkosa ayah tirinya. Korban pun disebut mengalami trauma berat karena diperkosa berkali-kali.(*)