Harga Pangan Dunia Turun Kembali Usai Setahun Naik -->

IKLAN ATAS

Harga Pangan Dunia Turun Kembali Usai Setahun Naik

Jumat, 09 Juli 2021

Harga pangan dunia turun 2,5 persen untuk pertama kalinya dalam setahun belakangan ini, tapi belum menggantikan kenaikan 33,9 persen setahun ini. Ilustrasi. (ImagesBG/Pixabay).


Jakarta - Harga pangan dunia turun untuk pertama kalinya dalam setahun belakangan ini. Data Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan penurunan terjadi sebesar 2,5 persen. 


Namun, FAO menyatakan penurunan indeks harga pangan itu belum mampu mengkompensasi kenaikan harga yang terjadi dalam 12 bulan terakhir. Pasalnya, kenaikan membuat indeks harga pangan melejit 33,9 persen. 


FAO merinci penurunan harga pangan Juni kemarin dipimpin minyak nabati yang harganya turun 9,8 persen. Penurunan harga  terjadi pada minyak sawit, kedelai, dan bunga matahari, sebagaimana dikutip cnnindonesia.com.


Selain itu, penurunan juga terjadi pada biji-bijian dan sereal. Harga pangan jenis itu turun lebih moderat 2,6 persen.  


Meskipun turun, harga biji-bijian itu tetap sepertiga lebih tinggi dari level mereka tahun lalu. FAO mengatakan penurunan pada Juni disebabkan oleh harga jagung yang lebih rendah.    Penurunan harga juga terjadi pada beras. Penurunan dipicu oleh ongkos logistik yang lebih murah. Sementara itu untuk bahan pangan jenis susu, harganya turun tipis sebesar 1 persen.


Penurunan harga juga terjadi pada beras. Penurunan dipicu oleh ongkos logistik yang lebih murah. Sementara itu untuk bahan pangan jenis susu, harganya turun tipis sebesar 1 persen.


Meski demikian, ada juga sejumlah harga pangan yang tetap naik. Dua sub indeks bahan pangan yang mengalami kenaikan harga pada Juni adalah daging yang naik 2,1 persen dan yang naik 0,9 persen. 


FAO mengatakan kenaikan harga daging didorong peningkatan permintaan di Asia Timur. Sementara itu, harga gula naik tipis karena kekhawatiran dampak cuaca ekstrem di Brazil. 


Indeks Harga Pangan FAO bulanan didasarkan pada harga 23 kategori komoditas pangan di seluruh dunia. Itu mencakup harga untuk 73 produk yang berbeda.(*)