Warga Manggih Isolasi di Rumah Biayanya Ditanggung Kelurahan -->

IKLAN ATAS

Warga Manggih Isolasi di Rumah Biayanya Ditanggung Kelurahan

Senin, 19 Juli 2021

Lurah Manggis Gantiang M .Nur

Bukittinggi fajarsumbar.com- Enam orang positif Covid-19 di Kalurahan Manggih Gantiang Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi diisolasi dirumah, seluruh kebutuhan hidupnya ditanggung Kelurahan, LPM, dan PKK.


Hal ini disampaikan Lurah Manggiah Gantiang Kec Mandingin Koto Selayan M Nur didampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Rachmat Shabirin kepada fajarsumbar.com di Sanjai, Senin (19/7/2021).


M.Nur membenarkan bahwa sebanyak 6 orang di Kelurahan Manggis Gantiang positif Covid-19, terdiri dari empat kepala keluarga (KK).


Mereka diisolasi dirumah masong-masing, tidak boleh meninggalkan rumah sampai sembuh. Demgan mendukung PPKM, "Kita dari pihak kelurahan, LPM, Niniak Mamak, pengurus masjid dan PKK, menjamin kehidupan mereka"


Dimulai dari beras, bahan lauk pauk, sabun, gas dan listrik. Tidak mungkin orang tetkena ovid-19  dibiarkan keluar rumah, ini sangat berbahaya dapat menularkan kepada warga lain,ujarnya.


Lebih lanjut kata M Nur, semua kebijakan ini hasil rapat Kelurahan, LPM, tokoh masyarakat, pengurus masjid dan PKK. " Kita di Kelurahan Manggih Gantiang ini, sebelum Covid-19 pun telah terjalin kekompakan sesama warga dalam berbagaibidang.


Ditempat yang sama Shabirin Rachmat menyampaikan, bahwa, masyarakat Manggih Gantiang jauh sebelum datangnya wabah Virus Corona telah tertanam rasa persaudaraan yang kental.


Sudah meleka rasa kegotongroyongan, peduli sesama warga, jangankan membantu sembako untuk warganya dalam kondisi sakit, rumah terbakarpun dibantu warga membangun kembali dengan swadaya.


Sebagai utusan masyarakat Manggih Gantiang di DPRD Bukittinggi, sudah selayaknya mengayomi masyarakat. Sekarang para pemuda melakukan peternakan ikan, pembibitan ikan nila, bertani menanam bawang merah dan menjalankan usaha gilingan padi, termasuk kegiatab PKK.


Mengenai sumber dana, dia memberikan dana Pokir Rp500 juta, Lurah juga menganggarkan Rp 500 juta, sehingga pemuda yang belum bekerja tetap mendapat penghasilan, ungkapnya.(gus)