Bupati Solok Selatan Jemput Bola ke Pusat -->

IKLAN ATAS

Bupati Solok Selatan Jemput Bola ke Pusat

Minggu, 22 Agustus 2021

Bupati Solok Selatan H.Khairunas, ketua DPRD Zigo Rolanda bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia di gedung Kementerian Investasi, beberapa hari lalu.


Solsel, fajarsumbar.com - Demi untuk kemajuan sebuah daerah, seorang kepala daerah tidak hanya pandai tunjuk sana tunjuk sini, kepala daerah harus lancang dan selalu jemput bola ke pusat.


Jika hal ini tidak dilakukan oleh seorang kepala daerah, maka daerah tersebut selalu tertinggal bahkan jalan ditempat.


Jemput bola ke pusat inilah yang selalu dilakukan oleh Bupati Solok Selatan, apalagi semenjak dilantik menjadi Bupati, tak terhitung kantor kementrian yang dijajaki.


Bertemu langsung dengan Menteri Investasi, sekaligus salah seorang sahabat baik kami, Bapak Bahlil Lahadalia di gedung Kementerian Investasi pada Jumat, 20 Agustus 2021 lalu. Dalam pertemuan yang juga didampingi oleh Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda tersebut, kami menyampaikan visi misi serta rencana strategis pemerintah kabupaten Solok Selatan kedepan. 


Demikian Bupati Solok Selatan H.Khairunas kepada fajar sumbar.com, Minggu 22/8/2021 usai mendampingi kunjungan Wakil Gubernur Sumbar ke Solok Selatan di RTH Muara Labuh.


Khairunas mengatakan, salah satu poin pembahasan kami yaitu terkait perizinan dan investasi di Solok Selatan melalui sistem OSS yang diluncurkan oleh Kementerian Investasi. Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui Sistem Online Single Submission (OSS) merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. 


.


Optimalisasi penggunaan sistem OSS ini nantinya akan memberikan kemudahan kepada pihak investor yang akan melakukan investasi di Solok Selatan. Sistem ini pula dapat dijadikan instrumen dalam mengevaluasi kegiatan investasi yang telah berjalan di Kabupaten Solok Selatan selama ini. 


Melalui evaluasi ini kita ingin memastikan bahwa izin usaha dan investasi di Solok Selatan digunakan sebagaimana mestinya dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum perusahaan yang mencaplok lahan-lahan dengan izin usaha di Solok Selatan namun tidak mengolah lahan tersebut sehingga tidak muncul progres dan realisasi investasi.


Selain itu, sistem OSS ini juga memudahkan para pelaku usaha baru dalam mengurus izin usaha mereka. Hal ini sejalan dengan misi ke dua pemerintah daerah yaitu Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daya Saing Daerah dengan program unggulan Penciptaan Wirausaha Baru. 


Kita sadar bahwa kondisi pandemi seperti yang terjadi sekarang ini sangat berdampak terhadap penurunan APBD Solok Selatan. Maka dari itu untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di Solok Selatan diperlukan investasi dan ekosistem wirausaha yang baik yang menjamin terjadinya aktivitas perekonomian yang aman dan nyaman bagi dunia usaha. 


Dengan demikian pula akan tercipta lapangan kerja yang dapat diisi oleh sumber daya lokal di Solok Selatan.


Ditempat terpisah, ketua Ketua DPRD Solok Selatan Zigot Rolanda juga menambahkan, sebenarnya untuk membuat sebuah daerah itu lebih maju dan bisa mengangkat ketertinggalan dari daerah lain, memang harus sering sering jemput bola, lakukan pendekatan dan kerja sama dengan seluruh kementrian, di kementrian itu banyak dana dan I formasi yang harus diraih dan dibawa ke daerah.


Kami dari DPRD sangat setuju gebrakan gebrakan serta koordinasi dan komunikasi dengan pusat, sehingga kami dari legislatif akan bisa pula mendukung semua program pemda yang akan dibawa ke pusat tersebut, salah satu program terakhir ini adalah sistim OSS yang berhubungan dengan investor. (Abg)