Kepala Kampung Alai Motivasi Pemuda Bangun Mushalla di Objek Wisata -->

IKLAN ATAS

Kepala Kampung Alai Motivasi Pemuda Bangun Mushalla di Objek Wisata

Minggu, 05 September 2021
.

Painan, fajarsumbar.com - Kepala Kampung Alai Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, Eriwatman layak mendapatkan apresiasi. Pasalnya di tengah susahnya ekonomi masyarakat dimasa Pandemi Covid 19 masih sempat memikirkan kemajuan tempat pariwisata di Nagari Amping Parak.


Mushalla yang dibangun terletak di lokasi destinasi wisata Pasir Alai Nagari Amping Parak yang mulai dilirik wisatawan terutama wisatawan lokal yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan.


Dari hasil kunjungan fajarsumbar.com, Minggu (5/9/2021) terlihat antusias masyarakat bekerja sama dengan bergotong royong membangun mushalla tersebut walaupun dengan dana yang sangat terbatas yang dihimpun dari swadaya masyarakat.


Objek wisata Pasir Alai pada saat ini sudah mulai dilirik wisatawan lokal karena selain mempunyai tempat yang indah dan nyaman dengan view laut tempat ini juga sangat rindang karena pohon cemara laut yang ditanam sudah tinggi dan masyarakat tidak dipungut biaya apapun kalau mengunjungi wisata tersebut.


Eriwatman kepada fajarsumbar.com mengatakan, pembangunan mushalla bertujuan agar wisatawan yang berkunjung ke Pasir Alai disamping menikmati keindahan pantai, mereka juga bisa menunaikan ibadah apabila waktu shalat tiba. Diharapkan ini jadi nilai tambah bagi Objek wisata Pasir Alai dan berharap agar masyarakat yang secara ekonomi dinilai mampu agar bersedia juga membantu demi kelancaran proses pembangunan mushalla tersebut.


Lebih lanjut Eriwatman mengatakan, biasanya pasir alai ini sangat ramai dikunjungi wisatawan pada hari libur apalagi saat lebaran karena tempat ini berdekatan dengan lokasi konservasi penyu Amping Parak.


"Saya sebagai pengunjung berterima kasih kepada pihak pengelola objek wisata Pasir Alai karena dengan adanya mushalla ini nantinya akan lebih memudahkan kami dalam beribadah karena kalau ditempat lain sangat sulit mencari tempat ibadah karena pihak pengelola tidak menyediakan sarana ibadah tersebut," tutur Yanti salah satu pengunjung objek wisata tersebut. (wandi)