Padang Panjang Targetkan Masuk 10 Besar Lomba IGA 2021 -->

IKLAN ATAS

Padang Panjang Targetkan Masuk 10 Besar Lomba IGA 2021

Rabu, 01 September 2021
Rusdianto, SIP Kepala Bappeda Padang Panjang.


Padang Panjang - Pemko Padang Panjang menargetkan masuk  10 besar ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2021 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Optimistis itu terungkap dalam rapat koordinasi  Kelitbangan di aula Bappeda Padang Panjang, Selasa (31/8). dipimpin Sekdako Sonny Budaya Putra, didampingi Asisten III Setdako, Martoni, dan diikuti seluruh kepala OPD.


Sonny menjelaskan, pada IGA 2020 Padang Panjang berhasil masuk 20 besar dengan total 55 Inovasi dan total skor indeks kematangan 1.694.


“Pada penyelenggaraan IGA 2021 Padang Panjang telah menginput data 68 inovasi dengan total skor indeks kematangan 4.366 dan masih ada inovasi lainnya yang belum diinput. Ini akan menjadi data tambahan untuk diikutsertakan pada penyelenggaraan IGA 2021,” jelasnya.


Sonny mengatakan, inovasi ini tujuannya untuk bisa memberikan pelayanan terbaik dan optimal pada masyarakat. Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemendagri RI juga memberikan penghargaan kepada daerah yang masuk dalam nominasi 10 besar IGA. 


“Bagi daerah yang masuk dalam penilaian 10 besar, akan mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) Rp8,2 miliar. Dana itu sangat kita butuhkan sekarang, karena sejak pandemi  kondisi keuangan sangat minim,” katanya. 


Sonny mendorong masing-masing OPD untuk membuat sebanyak-banyaknya inovasi untuk didaftarkan pada IGA 2021. 


“Tolong ini dipacu dan dimanfaatkan waktu yang ada untuk mendapatkan hasil maksimal dalam IGA 2021 ini. Kepada Bappeda tolong nanti berikan atensi ke OPD yang ada kendala dalam menginput ini. Walaupun sudah ada diberikan pendampingan, tolong ditingkatkan lagi. Minimal kita targetkan 100 skornya per aplikasi dan inovasi,” harapnya.


Sementara itu Kepala Bappeda, Rusdianto, SIP, MMmenjelaskan, setiap inovasi memiliki bobotnya masing-masing. Sehingga meskipun menginput data inovasi dalam jumlah banyak, tapi bisa saja nilai indeksnya lebih rendah.


"Padang Panjang dengan menginput 68 data inovasi nilai indeksnya 4.366. Sedangkan nilai indeks yang ditargetkan untuk tahun ini sebanyak mungkin, sehingga bisa masuk 10 besar dan mendapatkan DID dari pemerintah pusat," katanya.


Penghargaan IGA diselenggarakan Kemendagri sejak  tahun 2018 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah. (syam)