Pembukaan Jalan Kambang - Muara Labuh Kembali Diperbincangkan -->

Pembukaan Jalan Kambang - Muara Labuh Kembali Diperbincangkan

Sabtu, 23 Oktober 2021

.


Pessel, fajarsumbar.com - Rencana pembukaan jalan tembus Kambang - Muara Labuh, Sumatera Barat (Sumbar) kembali mencuat ke permukaan. 


Setelah sekian lama terbengkalai dan dianggap tabu dengan berbagai alasan terutama terkait isu global warming karena jalan tersebut tentu saja melewati wilayah Hutan Lindung Taman Kerinci Seblat (TNKS).


Sebenarnya jalan Kambang - Muara Labuh sudah dirintis  oleh nenek moyang orang Kambang Kecamatan Lengayang dari dahulu bahkan di masa penjajahan Belanda. Para pedagang dari Kambang menjual garam dan ikan asin hasil olahan sendiri ke Muara Labuh melalui jalan perintis dan sampai saat ini jalan tersebut masih di pakai oleh para peladang walaupun banyak yang sudah tidak bisa dilewati lagi akibat longsor dan perubahan alam lainnya.


Darwiadi SH anggota DPRD Pessel kepada fajarsumbar.com,  Sabtu (23/10/2021) mengatakan, pembukaan jalan tembus Kambang - Muara Labuh adalah sebuah keharusan karena lambat laun sesuai dengan perkembangan zaman.  Jalan tersebut suka ataupun tidak suka akan tetap dibuka. 


"Kalau memang demikian mengapa tidak sekarang saja pembukaan jalan tersebut di laksanakan sementara daerah lain  seperti Kabupaten Darmasraya banyak sekali ruas jalan yang bisa dilalui baik mau masuk maupun keluar dari daerah tersebut padahal Kabupaten tersebut termasuk Kabupaten yang masih baru berdiri," ujarnya.


Lebih lanjut Darwiadi SH menjelaskan akses jalan di Kabupaten Pesisir Selatan seperti sebuah paralon, masuk dari Utara keluar di Selatan dan hal ini tentu saja menimbulkan permasalahan yang sangat kompleks mulai dari kemacetan dan ketidakmampuan jalan menampung beban yang sangat berat, sehingga jalanan lebih cepat rusak serta bergelombang. Herannya anggota DPR RI asal Sumatera Barat seakan-akan tabu membahas hal ini di pusat.


"Saya atas nama masyarakat Kambang dan Walinagari Lakitan Tengah berharap agar Pembukaan Jalan tembus Kambang - Muara Labuh secepatnya untuk direalisasikan agar terhubung kekerabatan masyarakat Kambang dengan masyarakat Muara Labuh terjalin kembali dan kami sudah pernah mengadakan pertemuan antara ninik mamak dari Muara Labuh dengan ninik mamak Kambang di kantor Walinagari Lakitan Tengah beberapa waktu yang lalu," ungkap Irwandi. (Wandi)