Kampus II Unand Payakumbuh Lakukan Pengabdian Masyarakat di Nagari Sitapa -->

Kampus II Unand Payakumbuh Lakukan Pengabdian Masyarakat di Nagari Sitapa

Rabu, 13 Oktober 2021
Foto bersama


Oleh: Winny Alna Marlina.ST.,MM

(Dosen FE Kampus II Unand)


SALAH satu tridharma perguruan tinggi ialah melakukan pengabdian masyarakat. Kampus II Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh setiap tahun melaksanakan kegiatan pengabdian. Tempatnya  tahun 2021 dilaksanakan di Nagari Sitapa,  Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. 


Pemilihan Nagari Sitapa sebagai tempat pengabdian karena upaya untuk meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata di Nagari Sitapa berbasis CBT. Nagari Sitapa adalah salah satu Nagari yang ada di Kecamatan Luak yang memiliki potensi wisata yang patut untuk dikembangkan. 


Salah satu tempat wisata yang berda di Kecamatan Luak ialah Panorama Kayu Kolek yang dapat melihat pemandangan Kota Payakumbuh dari atas. Nagari Sitapa juga memiliki banyak potensi wisata mulai dari persawahan yang indah hingga dengan wisata alam.


Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Dosen Fakultas Ekonomi Unand Kampus Payakumbuh dengan tema kegiatan “Focus Group Disscussion (FGD) dengan Perangkat Nagari dan Masyarakat Sitapa”. 


Kegiatannya 6 Juli 2021 di kantor pertemuan Nagari Sikabu kabu Tanjung Haro Padang Panjang (SITAPA). Kegiatan dihadiri oleh Koordinator Kampus II Unand Payakumbuh, Ibu Dr. Verinita, SE., M.Si, Sekretaris Kampus II UNAND Payakumbuh, Weriantoni, SE, MSc, Ketua Prodi Ekonomi, Bintang Rizky A. M. S., SE, MSi.


Ketua Prodi Manajemen Kampus II UNAND Payakumbuh, Ranny Fitriana Faisal, BPM., MHRM, Ketua pengabdian, Ibu Nur Ari Sufiawan, S.Pd., M.Si, beberapa dosen Fakultas Ekonomi yakni, Winny Alna Marlina, ST,MM, Devi Yulia Rahmi, SE, M.Sc, Fatma Poni Mardiah, SE, MSM, Ibu  DR. Susiana, SE, MSi, Ak, Nelvia Iryani, SE, MSi, Faisal Ali Ahmad, DR. Yindrizal, SE, MM, Erizal N, SE, MM dan DR. Suryatman Desri, S.Sos, MM.


Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh Wali Nagari Sitapa. Kemudian dilanjutkan pembukaan oleh koordinator dan ketua pengabdian. 


Dalam kegiatan pengabdian target yang ingin dicapai ialah memberikan sosialisasi bagaimana mengimplementasikan Sapta Pesona bagi wisatawan yang berkunjung ke Nagari Sitapa. Melakukan pembinaan kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bagaiamna mengelola paket wisata yang akan ditawarkaan kepada pengunjung melalui konsep community tourism development.


Paket wisata itu mengutamakan partisipasi masyarakat dalam menggerakan wisata dan menjadi subjek penggerak wisata di Nagari Sitapa dan mewujudkan kualitas layanan yang paripurna (excellent service) kepada tamu atau pengunjung dengan konsep hospitality.


Saat kegiatan pengabdian berlangsung Sekretaris Bamus menyatakan bahwa Nagari Sitapa adalah Nagari Pariwisata namun Murembang belum dilaksanakan. Dalam kegiatan ini peserta sangat antusias dengan memberikan pertanyaan untuk pelaksana pengabdian. 


Syawal salah seorang peserta menanyakan berapa lama pelaksanaan pengabdian yang dilakukan? Pertanyaan ini ditanggapi oleh Verinita bahwa membangun pariwisata didahului dengan membangun SDM. 


Membangun entitas bisnis dengan maksimalisasi SDM, strategi keuangan. Nelvia juga menambahkan bahwa fokus pelaksanaan pengabdian dan penelitian Fakultas Ekonomi UNAND Payakumbuh adalah di Nagari Sitapa, beberapa program sudah dilakukan seperti wirausaha desa, KKN, mahasiswa yang merupakan bentuk wujud komitmen Fakultas Ekonomi UNAND Payakumbuh. 


Pihak Nagari Sitapa menjelaskan juga bahwa konsep pariwisata Sitapa secara nasional adalah pariwisata halal, tetapi belum direalisasikan dengan Pergub atau Perda. Oleh karena itu, pemerintahan Nagari Sitapa dan Unand akan bersama-sama berkomitmen untuk hal tersebut.


Selama pelaksanaan kegiatan pengabdian yang berbentuk focus group discussion (FGD) ditemukan permasalahan Nagari Sitapa baik dari segi Supply Chain, pemasaran sampai dengan masalah branding. 

Dengan pemetaan permasalahan Nagari Sitapa akan dilakukan pengabdian lanjutan untuk memecahkan permasalahan yang ada di Nagari Sitapa. Kegiatan pengabdian berakhir jam 12:00 WIB dan para peserta sangat senang dengan kegiatan pengabdian dan berharap dengan pengabdian ini dapat meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata di bidang pengelolaan wisata di Nagari Sitapa. 


Kegiatan pengabdian ini merupakan langkah awal untuk tahapan selanjutnya. Banyak hal yang harus di di Nagari Sikabu Kabu Tanjung Haro, Padang Panjang, Kecamatan Luak Kabupaten, Lima Puluh Kota. Perlu adanya pemetaan permasalahan Nagari yang akan dibantu oleh mahasiswa sehingga persoalan yang paling penting terlebih dahulu diselesaikan kemudian masalah yang lain secara bertahap. (***)