KPK Cek Fisik Aset Pasar Sayur Bukit Surungan Padang Panjang -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

KPK Cek Fisik Aset Pasar Sayur Bukit Surungan Padang Panjang

Rabu, 25 Mei 2022
Rombongan KPK yang melakukan cek fisik Pasar Sayur Bukit Surungan Padang Panjang.


Padang Panjang, fajarsumbar.com  - Usai rapat koordinasi (rakor) Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si beserta rombongan melakukan cek fisik aset Pemerintah Kota Padang Panjang di Pasar Sayur Bukit Surungan, Rabu (25/5).


Cek fisik aset dipimpin Ketua Satuan Tugas Wilayah I Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK RI, Arif Wicaksono juga melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Padang Panjang dalam pemetaan tanah, dan Kejaksaan Negeri serta pihak yang terlibat lainnya.


Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari area Monitoring Centre of Prevention (MCP), yaitu Manajemen Aset Daerah. Di mana delapan area MCP tersebut di antaranya perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola keuangan desa.


“Cek fisik aset yang kita lakukan ini merupakan upaya kita agar aset-aset yang dimiliki Pemko sesuai dengan catatan dan fisiknya. Harapannya aset ini bisa optimal terutama dengan peningkatan pendapatan daerah. Dan ketika kita sudah memiliki regulasi, kita punya aturan tata kelola dan sebagainya tentu kita ada pemanfaatan,” jelas Arif.


Dalam manajemen tata kelola aset daerah, katanya ada beberapa hal yang ditemui. Seperti permasalahan hukum, sengketa dengan pihak ketiga, dan permasalahan dengan masyarakat. 


Setdako Sonny mengucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah terlibat dalam mengecekan fisik aset terutama kepada KPK, BPN dan Kejari serta pihak lainnya. 


“Kami berterima kasih kepada pihak yang sudah terlibat dalam cek fisik aset hari ini. Kita berharap dengan kegiatan hari ini bisa dapat titik terang dan bisa kembali seperti bagaimana catatan dan fisiknya. Agar bisa kita manfaatkan dan menambah pendapatan daerah kita,” tutur Sonny.


Turut hadir Inspektur Provinsi Sumbar, Zaenuddin, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako, Iriansyah Tanjung, S.E, M.Si, Kepala Kantor Pertanahan, Endi Purnomo, Inspektur, Dr. Syahril, M.H, Kepala Disperdagkop UKM, Jevie C. Eka Putra, M.T, Kepala BPKD, Dr. Winarno, M.E, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri, Robert Rasmi, S.H, serta lainnya. (syam)