Pencarian Wisatawan yang Hilang di Gunung Bromo Diperluas -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Pencarian Wisatawan yang Hilang di Gunung Bromo Diperluas

Selasa, 21 Juni 2022

Petugas perluas pencarian wisatawan gunung bromo yang hilang.


MALANG - Tim pencari gabungan meneruskan upaya pencarian kepada wisatawan asal Malang yang diduga hilang di Gunung Bromo. Hari ini Selasa (21/6/2022) tim memfokuskan pencarian di sekitar area ditemukannya barang-barang milik Roni Nur Efendi (20) warga Wendit Timur, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.


Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menuturkan, pencarian bakal difokuskan di sekitar lokasi ditemukannya barang-barang milik korban di daerah Pusung Duwur, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan.



"Meneruskan penyisiran dalam radius 3 kilometer dari ditemukan barang - barang milik yang bersangkutan. Kita perluas sebelumnya Senin pagi sampai sore pukul 15.30 WIB pencarian satu kilometer dari titik temuan barang bukti," kata Sadono saat dikonfirmasi MNC Portal, Selasa (21/6/2022), sebagaimana dikutip okezone.com.


Pencarian hari ketiga sendiri sudah dimulai sejak Selasa pagi dengan melibatkan tim tambahan dari Basarnas. Selain tim Basarnas kantor Surabaya, pencarian juga melibatkan tim BPBD Kabupaten Pasuruan, Polsek Tosari, petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dan masyarakat sekitar lokasi.


"Ada sejumlah personel dari Basarnas 15 orang, BPBD Kabupaten Malang 4 personel, BPBD Kabupaten Pasuruan 7 personel, SAR Kanjuruhan 3 orang, dari TNBTS serta masyarakat sekitar ada 20 orang. Jadi total semuanya 48 personel," ucapnya.


Menurutnya, pencarian hari kedua pada Senin kemarin memang masih belum membuahkan hasil. Padahal tim pencari gabungan telah menelusuri hingga radius tiga kilometer dari lokasi penemuan barang-barang milik Roni.


"Yang kemarin masih nihil hasil. Kita lanjutkan lagi hari ini, kemarin juga kabut sangat pekat sehingga menyulitkan tim di lapangan," tukasnya.


Sebelumnya diberitakan seorang wisatawan asal Kabupaten Malang diduga hilang di kawasan Gunung Bromo. Wisatawan bernama Roni Nur Efendi itu berangkat bersama keenam temannya melalui jalur Nongkojajar, Pasuruan, pada Sabtu malam (18/6/2022) sekitar pukul 22.00 WIB.


Tujuh orang itu berangkat naik sepeda motor dengan empat motor, Roni sendiri berangkat sendiri tanpa berboncengan sementara enam rekanannya berboncengan dengan tiga unit sepeda motor. Pada Minggu pagi (19/6/2022) ia pamit akan pulang mendahului rekan-rekannya melalui jalur Tumpang, Kabupaten Malang.


Wisatawan tersebut sempat memberikan pesan melalui aplikasi percakapan untuk meminta tolong ke temannya melalui grup WhatsApp. Tak hanya itu, ia sempat menyebarkan lokasi terakhirnya dengan GPS, namun teman-temannya tak menemukan Roni, sehingga berpikiran dia sudah berada di rumah.


Setibanya di rumah keenam rekannya belum menjumpai Roni pulang. Pihak keluarga Roni pun sempat mengecek enam temannya yang ternyata sudah pulang dari Gunung Bromo. Usai memastikan tak ada di rumah, pihak keluarga melaporkan hal itu kepada kepolisian untuk dilakukan pencarian bersama.


Di saat bersamaan petugas dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menemukan sepeda motor, handphone, helm, jaket, dan sepatu milik Roni di Pusung Duwur, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan pada Minggu sore (19/6/2022). Karena tak ada pemiliknya barang-barang itu dibawa petugas ke resort untuk diamankan.


Tak berselang lama pihak keluarga mendatangi lokasi resort dan mengecek temuan barang-barang itu, dan diketahui benar milik Roni Nur Efendi. Pencarian pun dilakukan hingga Minggu sampai Senin petang kemarin, tetapi belum membuahkan hasil. (*)