Lama Dambakan Jalan Respentatif, Warga Anak Aia Kumayan Serahkan Lahan Tanpa ganti Rugi -->

Iklan Atas

Lama Dambakan Jalan Respentatif, Warga Anak Aia Kumayan Serahkan Lahan Tanpa ganti Rugi

Senin, 22 Agustus 2022

Salah satu ruas jalan di anak aia Kumayan
Nagari Kampuang tangah yang sedang dalam pengerjaan

 ​​​​​​​Lubuk Basung,fajarsumbar. com -
Bertahun - tahun bergelut dengan jalanan berlumpur, apalagi kalau hari hujan, butuh tenaga dan perjuangan untuk bisa mencapai jalanan hitam , yang berjarak sekitar lima kilo meter dari pemukiman warga. Kini  Warga Anak Aia Kumayan, Nagari Kampuang Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat boleh bergembira, Pasalnya kini jalan mereka sudah mulai diperbaiki,yang  saat ini pengerjaanya dalam tahap pengerasan.


Dedet (33) salah seorang warga Nagari Kampuang Tangah dalam bincang - bincang menyampaikan rasa suka citanya sekaligus terima kasih atas dilaksanakannya pembangunan jalan didaerah tersebut.


"Dengan adanya perbaikan jalan ini. Kami masyarakat sangat terbantu, terutama ketika membawa hasil kebun dan pertanian untuk dipasarkan. kami tidak lagi susah berjibaku dengan jalanan yang berlumpur dan ada lobang disana sini yang memakan waktu. Untuk sampai dipasar," katanya Senin,(22/8)


Lebih lanjut ia menambahkan, masyarakat sangat mendukung pembangunan ini, sebagai contoh dalam penggunaan lahan masyarakat dengan sukarela memberikan tanah mereka dan tidak mempermasalahkan apabila ada tanaman yang terkena dampak pekerjaan jalan ini.


"Masyarakat mendukung dan sangat antusias untuk pembangunan jalan ini, bagi masyarakat yang terpakai tanah maupun tanaman yang harus ditumbang tidak menuntut ganti rugi," tukasnya


Sementara itu Wali Nagari Kampuang Tangah ketika dimintai pendapat saat mengunjungi warganya membenarkan hal tersebut, antusias dan dukungan warga sangat tinggi terhadap  pembangunan jalan kabupaten dari Simpang Kajai Pisik menuju Anak Aia Gasiang sepanjang enam kilometer.


"Warga dengan sukarela memberika lahan dan tidak meminta ganti rugi apabila ada tanaman milik mereka yang terkena dalam pembangunan jalan ini," ucap Wali.


Dukungan masyarakat sangat luar biasa, karena jalan yang respentatif sudah lama mereka impikan.


Karena sebelumnya jalan di daerah itu masih berupa jalan tanah, dan dalam kondisi musim hujan warga kesulitan melaluinya, terutama ketika membawa hasil perkebunan, salah satunya ketika panen sawit misalnya.


*Ada sekitar 2.600 hektar luas perkebunan sawit warga, yang hampir tiap hari ada saja yang panen," tuturnya.


Dalam pelaksanaan pembangunan jalan, Alhamdulillah tidak ditemukan masalah yang mengakibatkan terkandalanya pelaksanaan, dan kalaupun ada kita Wali Nagari, Jorong bersama tokoh masyarakat akan membantu menyelesaikannya.


Dalam kesempatan itu pihak kontraktor  PT Aura Mandiri Sejahtera, Abdul Alim pengawas lapangan mengatakan pembangunan ruas jalan Kajai Pisik-Proyek, Simpang Anak Aia Kumayan-Anak Aia Kumayan dan Gunung Antokan-Padang Madani menggunakan  dana Rp15,34 miliar


"Pekerjaan ini dimulai 4 Juli dan rencananya bulan Desember selesai dikerjakan, dan saat  ini realisasi pengerjaanya sekiyae 18,8 persen,  minggu depan rencananya sudah dimulai proses pengaspalan di beberapa titik." Ucapnya(Yanto)