Peserta Pelatihan Menjahit Pakaian Dasar Diharap Bisa Mandiri -->

Peserta Pelatihan Menjahit Pakaian Dasar Diharap Bisa Mandiri

Rabu, 14 September 2022
.


Payakumbuh, fajarsumbar.com - Bertempat di Thaimin Cafe Kelurahan Bulakan Balai Kandi Kecamatan Payakumbuh Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh bersama Wakil Ketua DPRD,Wulan Denura dan Rahmi, Perwakilan UPT BLK Payakumbuh, Rabu (14/09/2022) menutup pelatihan menjahit pakaian dasar yang diselenggarakan dinas tersebut sebanyak 2 angkatan.


Pelatihan yang dilangsungkan di UPT BLK Payakumbuh ini diikuti sebanyak 32 orang terbagi dalam 2 angkatan ini beranggotakan 16 peserta per kelompok yang berasal dari kelurahan / Kecamatan se Kota Payakumbuh.


Kepala Disnakerperin diwakili Sekretaris Dinas Doni Saputra didampingi Kabid Naker Gesmalindra menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak UPT BLK Payakumbuh yang telah membantu serta memfasilitasi terlaksananya kegiatan pelatihan ini selama 20 hari dengan 2 kali angkatan.


"Pelatihan yang berdasarkan unit kompetensi per masing-masing angkatan ini diadakan selama 20 hari atau setara dengan 160 jam. Adapun teknik pelaksanaannya adalah untuk angkatan I dari tanggal 28 Juli - 20 Agustus Tahun 2022 sedangkan angkatan II dimulai dari tanggal 22 Agustus-13 September Tahun 2022 yang per harinya peserta mengikuti 8 jam sehari dimulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB," ucap Doni.


Doni Saputra menjelaskan bahwasanya pelatihan menjahit pakaian dasar berbasis kompetensi ini terbagi menjadi beberapa tahapan yang tim pengajarnya langsung dari instruktur handal UPT BLK Kota Payakumbuh.


"Namun sebelum mengikuti pembelajaran lebih lanjut setiap peserta harus mengetahui terlebih dahulu prosedur kesehatan dan keselamatan kerja serta pengetahuan pengetahuan lainnya seperti bagaimana tata cara atau mengukur bagian tubuh yang akan dijadikan ukuran dari sebuah pakaian, bagaimana membuat pola pakaian, bagaimana mempergunakan alat dan menjahit dengan mesin dan terakhir setiap peserta bisa pula menjahit dengan alat jahit tangan atau manual," tukas Sekdis Doni Saputra.


Dari 32 peserta yang telah mengikuti pelatihan menjahit berdasarkan unit kompetensi ini harus menguasai setiap ilmu keterampilan yang diajarkan oleh instruktur dan nantinya mampu membuat sebuah pakaian yang diinginkan.


Sebagai bahan percontohan oleh Instruktur setiap masing-masing peserta bisa membuat 3 produk yang terdiri dari membuat rok, blus dan juga baju kemeja, dari hasil karya dari peserta tersebut instruktur ingin agar bisa melihat sampai sejauh mana penyerapan ilmu serta kemampuan perorangan. Selanjutnya panitia ataupun pelaksana kegiatan bisa melihat langsung sampai sejauh mana kemampuan mereka dalam mengikuti pelajaran ini.


"Disamping itu juga nantinya seluruh peserta  kedepannya bisa membuat karya sendiri hasil rancangannya langsung serta menghasilkan produk sesuai dengan pesanan dari customer atau pelanggan," harapan Sekdis Doni Saputra.


Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denur kesempatan itu mengapresiasi Disnakerperin Kota Payakumbuh yang telah melaksanakan kegiatan ini dan juga terima kasih kepada UPT BLK Kota Payakumbuh yang telah menyediakan tempat dan sekaligus instruktur ahli terkait.


Seperti penyampaiannya diawal pembukaan dulu, bahwasanya kegiatan dalam bentuk pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dan juga dukungannya kepada pemerintah kota yang berkaitan dengan program penciptaan 100 ribu enterpreneur milenial di provinsi Sumbar, khususnya Kota Payakumbuh.


Juga tambahnya, kepada seluruh peserta yang telah selesai mengikuti kegiatan ini Wulan berharap semoga ilmu keterampilan yang dimiliki saat ini bisa terus diasah dan hasil dari itu bisa menambah atau meningkatkan perekonomian keluarga ataupun dirinya sendiri.


Karena menurutnya tidak semua masyarakat yang bisa mendapatkan ilmu keterampilan ini melalui kesempatan jalur pelatihan yang difasilitasi oleh pemerintah, untuk itu tolong sekali dipergunakan dan dimanfaatkan sebagai dasar atau modal awal dalam merubah pola kehidupan serta meningkatkan kualitas hidup.


"Insyaallah tahun yang akan datang kita akan terus lakukan upaya yang sama dengan yakni melalui usulan pokok pikiran aspirasi selaku anggota DPRD, mudah mudahan usaha ini berjalan dengan baik sesuai dengan rencana dantidak ada kendala,"tutup Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura.


Adalah Wike Dyafitri asal dari Kecamatan Payakumbuh Timur, mewakili peserta yang pelatihan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Payakumbuh dan juga apresiasi atas usulan melalui pokok pikiran dari Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura yang telah memfasilitasi pelatihan menjahit ini.


"Kami bersyukur sekali adanya perhatian kepada kami masyarakat yang sedang membutuhkan, mudah-mudahan kesempatan seperti ini bisa didapatkan oleh seluruh warga Kota Payakumbuh,"harapnya.


Terpisah, Kadis Nakerperin Yunida Fatwa atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh mengucapkan terima kasih dan juga apresiasi kepada Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura yang sampai tahun ini masih bersinergi dalam upaya penciptaan 100 ribu milenial enterpreneur.


Yunida Fatwa menjelaskan secara instansi yang membidangi ketenagakerjaan dan juga Perindustrian tentu banyak hal yang perlu menjadi perhatian dan ditingkatkan bersama terutama bidang ilmu keterampilan karena bisa akan mengurangi angka pengangguran dengan penciptaan tenaga skill baru serta menumbuhkan pelaku industri rumahan yang mumpuni dan berdaya saing.


Selanjutnya Kadis Nakerperin Yunida Fatwa mengatakan, pelatihan ini kedepannya tidak hanya dalam hal menjahit saja, bisa jadi nanti dalam bentuk kegiatan pelatihan yang lain seperti merajut, teknisi  dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Payakumbuh.


Kegiatan serupa diharapkan bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya. Dan, setiap peserta yang telah mengikuti kegiatan ini akan dilakukan monitoring dan evaluasi langsung oleh Disnakerperin Kota Payakumbuh, yang waktu pelaksanaan tidak akan dijadwalkan atau diberitakan karena sifatnya dadakan,"sebut Yunida Fatwa.(ul)