Politekni ATI Padang, Gandeng Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia -->

Politekni ATI Padang, Gandeng Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia

Senin, 05 September 2022


.


Padang, fajarsumbar.com - Politeknik ATI Padang, merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang berada dibawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI).


Institusi ini, mempunyai spesialisasi dibidang industri Agro dengan memiliki 4 program studi Diploma 3, yaitu Teknik Industri Agro, Teknik Kimia Bahan Nabati, Analisis Kimia, dan Manajemen Logistik Industri Agro dan 1 program studi Diploma 4 Teknologi Rekayasa Bio Proses Energi Terbarukan serta 1 program setara D1 Distribusi dan transportasi.

 
Sebagai sebuah Perguruan Tinggi Vokasi yang menjadi fokus utama dari Politeknik ATI Padang ini, yakni  menyelenggarakan Pendidikan dual system yang  link and match antara kurikulum  dengan kebutuhan dan perkembangan industri saat ini,  membutuhkan  sumber daya manusia yang kompeten dan siap pakai dalam pengelolaan energi terutama, pengembangan dan pemanfaatan bahan bakar nabati sebagai sumber energi masa depan, dimana bahan nabati tidak hanya mengurangi ketergantungan dunia pada energi fosil, namun juga berperan dalam mengamankan sumber daya alam yang tersisa dibumi.


Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan Politeknik ATI Padang telah hadir sebagai respon terhadap pengembangan energi terbarukan tersebut.


Dapat kami sampaikan salah satu langkah yg kami lakukan guna menjamin kualitas lulusan adalah dengan melakukan uji kompetensi, dan menjalin kerja sama kemitraan dengan Industri atau pun Asosiasi.


Ini merupakan salah satu upaya Politeknik ATI Padang dalam  mewujudkan program Pendidikan dual system yang link and match antara kurikulum  dengan kebutuhan dan perkembangan industri, ucap Direktur Politeknik ATI Padang Dr. Ester Edwar. M.Pd, dalam sambutannya pada penandatangan kerjasama (MoU) antara Politeknik ATI Padang dengan Asosiasi Produsen Biofluel Indonesia (APROBI) secara zomm dari Kampus Politeknik ATI Padang Jalan Bungo Pasang Tabing Padang, Senin (05/09/2022).


Menurut Direktur Politeknik ATI Padang Ester Edwar, APROBI sangat berperan dalam mendukung program pemerintah sebagai pengembangan dan penggunaan bahan bakar nabati dan energi terbarukan di Indonesia. "Dengan program kemitraan yang dijalin kedua belah pihak ini, diharapkan dapat mensinergikan potensi masing-masing pihak guna memperoleh hasil yang maksimal dalam kegiatan pengembangan sumber daya manusia masa depan", paparnya.


Menyinggung, ruang lingkup dalam penanda tanganan MoU tersebut, ujar Ester, meliputi pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek (KKP) dual system yang dilaksanakan langsung di lokasi industri anggota APROBI bagi mahasiswa Politeknik ATI Padang dengan jangka waktu 4 s/d 8 bulan, dengan ketentuan yang disepakati kedua belah pihak, pertimbangan alumni Politeknik ATI Padang yang memenuhi persyaratan kerja suatu jabatan yang ditentukan oleh anggota APROBI untuk mengikuti proses seleksi dan rekrutmen calon pegawai.


Kemudian kesediaan Praktisi dari anggota APROBI diundang dalam rangka memberikan informasi mengenai Industri dan dunia kerja  dari sudut praktisi kepada mahasiswa/i yang disesuaikan dengan kebutuhan Politeknik ATI Padang, dalam bentuk presentasi, seminar, workshop dan kegiatan lainnya.


Lebih lanjut Ester mengatakan, saat ini, Politeknik ATI Padang bersama BPSDMI Kemenperin RI dan beberapa industri terkait sedang menyusun Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dengan fokus dibidang perancangan bioreaktor guna menghasilkan bioethanol dan biogas.


Standar ini nantinya akan menjadi salah satu acuan kami dalam menyusun kurikulum sehingga nanti nya lulusan yg kami hasilkan memiliki kompetensi yg mampu merancang bioreaktor dan dapat diserap koleh industri dengan kemampuan yg mereka miliki tersebut.


Tentu saja  kerjasama dengan APROBI ini harap Ester, adanya masukan tentang kompetensi yg harus dikuasi oleh lulusan kami, sehingga mereka juga dapat memenuhi kebutuhan industri dibawah aprobi akan tenaga kerja yg kompeten dibidang biofuel.


Salah satu langkah yg kami lakukan utk menjamin kualitas lulusan adalah dengan melakukan uji kompetensi kepada setiap mahasiswa. "Kami mememiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 dengan 7 skema kompetensi dan akan diusulkan beberapa skema kompetensi lagi agar mahasiswa kami bisa mendapatkan bukti kompetensi mereka sesuai dengan bidang kerja yg mereka tuju", imbuhnya.


Dengan demikian, saat lulus wisidawan kami membawa dua bukti kemampuan yg telah mereka kuasai, yaitu ijazah dan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).  

Dengan adanys penandatanganan MoU dengan APROBI ini, maka telah menambah data base industri mitra Politeknik ATI Padang yang kini telah menjadi 53 Industri dan  6 Asosiasi yang ada di Indonesia, saat mengakhiri sambutanya.


Sementara itu, Pudir III Politeknik ATI Padang Dr. Lisa Nesti. M.Si menyebutkan, penandatanganan MoU yang digelar secara zomm itu, selain diikuti perwakilan dari BPSDMI Kemenperin RI dan 25 orang perwakilan anggota APROBI, juga Ketua Senat, Pudir dan Ketua Prodi, Dosen dan Karyawan Politeknik ATI Padang.(Rel/Atip)