Ngeri, Dikunci Suami di Dalam Rumah, Emak-Emak Nekat Keluar Lewat Jendela Rusun Rorotan -->

Ngeri, Dikunci Suami di Dalam Rumah, Emak-Emak Nekat Keluar Lewat Jendela Rusun Rorotan

Sabtu, 29 Oktober 2022

Seorang emak-emak berinisial AO (dalam lingkaran merah) nekat memanjat jendela Rusun Rorotan di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (28/10/2022).


Jakarta - Aksi nekat dilakukan seorang emak-emak muda berinisial AO (22) di Cilincing, Jakarta Utara. Ia nekat panjat jendela salah satu Rusun Rorotan di lantai lima tanpa alat pengaman.


Beruntung warga sekitar yang melihat aksi itu dapat menyelamatkan AO. Dilaporkan tak ada luka apapun yang diderita korban.


"Memang waktu itu kebetulan ada Pak RT, kemudian dibantu juga oleh pihak keamanan sehingga ibu itu diangkat untuk diselamatkan dan tidak ada luka sama sekali," kata Kepala Satuan Pelaksana UPRS III Rusun Rorotan Rustiadi Hendi di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (28/10/2022), sebagaimana dikutip suara.com.


Menurut Rustiadi, AO sengaja melakukan aksi berbahaya itu setelah dilarang ke luar rumah oleh suaminya berinisial GA (23), dengan alasan harus menjaga anak yang sedang sakit. Tapi emak-emak muda itu tetap memaksa ke luar melalui jendela.


"Karena dikunci di dalam rumah semuanya. Si istri mengambil jalan ke luar dari jendela untuk ke rumah tetangga sebelahnya untuk membeli makanan anak," ujar Rustiadi.


Meski takut ketinggian, AO tetap mencoba ke luar dengan menjangkau jendela unit hunian sebelahnya. Namun saat seluruh tubuhnya sudah berada di luar jendela, AO malah bertambah takutnya.


Karena semakin takut, AO memilih bertahan dengan cara berpegangan pada besi jendela unitnya, sementara kakinya berpijak pada sela pijakan di bawah kakinya.


Peristiwa itu direkam dalam video seseorang lalu diunggah ke media sosial dan viral.


Suami AO langsung meminta bantuan warga dan petugas keamanan rusun setempat untuk menolong istrinya.


Dalam rekaman video tersebut, emak-emak itu sempat bergelantungan lama pada jendela sebelum berhasil ditarik badannya ke dalam oleh beberapa orang di dalam unit Rusun Rorotan tersebut. (*)