Padang Diterjang Banjir hingga Longsor, Wali Kota: Tim Reaksi Cepat Sudah Bergerak -->

Padang Diterjang Banjir hingga Longsor, Wali Kota: Tim Reaksi Cepat Sudah Bergerak

Kamis, 17 November 2022

Banjir menerjang Kota Padang, Sumbar, setelah hujan mengguyur wilayah itu.


PADANG  - Wali Kota Padang Hendri Septa menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk menanggapi bencana alam di kotanya. Wilayah itu diguyur hujan deras sehingga menyebabkan longsor, banjir, angin puting beliung,  hingga pohon tumbang. 


“Kita sudah mengerahkan TRC untuk penanganan cepat warga yang terdampak musibah akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang,” kata Hendri, Kamis (17/11/2022).  Kemudian Hendri juga meminta para camat dan lurah untuk melaporkan kondisi terkini wilayah mereka, terutama kondisi warga terdampak curah hujan tinggi hari ini dan langsung menurunkan TRC dari BPBD, dibantu personel Satpol PP yang berada di kelurahan dan kecamatan,sebagaimana dikutip iNews.id.


"Tadi kita menerima laporan dari Camat Koto Tangah ada kerusakan rumah warga akibat angin puting beliung. Rumah yang beralamat di Jalan Parak Jambu RT 002/RW 009 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam tersebut dihuni oleh Kepala Keluarga bernama Arsil," kata dia.


Selain itu juga ada laporan dari Camat Padang Selatan, dimana ada rumah warga runtuh, karena berada di pinggir tebing. Rumah milik warga bernama Zamzami tersebut berada di RT 01/RW 02 Kelurahan Teluk Bayur. "Untuk dua laporan tersebut sudah diturunkan TRC BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial dan KSB untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan," katanya. 


Sementara laporan dari Pusdalops BPBD Kota Padang, untuk pohon tumbang ada di 12 titik lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan, Kecamatan Nanggalo satu titik , Kecamatan Koto Tangah lima titik, Kecamatan Lubuk Begalung dua titik, Kecamatan Padang Timur dua titik , Kecamatan Padang Selatan satu titik dan  Kecamatan Lubuk Kilangan satu titik.   


Kemudian angin puting beliung ada empat rumah yang rusak rata-rata atapnya copot dari rumah. Kemudian longsor ada empat titik satu di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, satu lagi di Kecamatan Lubuk Begalung kemudian dua titik longsor di wilayah Lubuk Kilangan di antara jalan raya Padang-Solok.(*)