Viral, Aksi Pria Terekam CCTV Curi Celana Dalam Penghuni Kos di Banyuwangi -->

Viral, Aksi Pria Terekam CCTV Curi Celana Dalam Penghuni Kos di Banyuwangi

Rabu, 21 Desember 2022
Aksi pencurian celana dalam perempuan yang dlakukan seorang pria di Kabupaten Banyuwangi terekam kamera CCTV. 



BANYUWANGI - Aksi pencurian celana dalam perempuan di Kabupaten Banyuwangi terekam kamera CCTV. Aksi ini terjadi di sebuah rumah kos di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.


Rekaman CCTV pencurian celana dalam itu viral di media sosial pada, Selasa (20/12/2022). Pada rekaman CCTV, pria itu mengambil celana dalam di jemuran, sebagaimana dikutip iNews.id.


Saat ditelusuri ternyata lokasi pencurian celana dalam berada di rumah kos milik Wulan Oktaviani (35). Menurut pengakuan sang pemilik kos, total ada delapan buah celana dalam yang dijemur oleh penghuni kos hilang saat dijemur.


Wulan mengatakan, pemilik celana dalam baru sadar bahwa pakaiannya hilang pada, Minggu (18/12/2022) sore. Saat itu, salah satu penghuni kos sempat menanyakan ke dirinya perihal celana dalam yang dijemurnya pada, Sabtu (17/12/2022).


"Penghuni kos itu tanya ke saya. Lalu saya lihat di CCTV. Ternyata benar ada yang ambil sekitar pukul 03.00 WIB," ujar Wulan, Selasa (20/12/2022).


Ketika mengecek kamera CCTV, diketahui ada seorang pria yang beraksi selama 15 detik mengambil jemuran celana dalam di teras kamar. Dari delapan celana dalam diambil yang terekam di video, empat di antaranya ditemukan.


"Ditemukan di dalam keresek di dekat kos. Selain empat celana dalam, ada juga satu baju. Baju ini awalnya tidak tahu punya siapa, setelah ditanya-tanyakan, ternyata milik penghuni kos lainnya," kata dia.


Selain itu, ditemukan juga satu buah helm tak bertuan di dekat bungkusan kresek. Para penghuni kos menduga, helm itu milik pencuri pakaian dalam.


Wulan mengaku, aksi pencurian celana dalam itu membuat para penghuni kos resah. Mereka kini merasa khawatir setiap kali mencuci pakaian dan menjemurnya di depan kamar kos.


"Di sini ada tujuh kamar kos. Semuanya berpenghuni. Tapi di daerah Jajag ini, ada banyak juga kos-kosan lain," ucapnya.(*)