Walinagari Kudu Gantiang Barat M.Sayuti, Minta Pemda Pd.Pariaman Dilanjutkan Pengaspalan Jalan Talau-Durian Dangka -->

Walinagari Kudu Gantiang Barat M.Sayuti, Minta Pemda Pd.Pariaman Dilanjutkan Pengaspalan Jalan Talau-Durian Dangka

Senin, 23 Januari 2023

Inilah Ruas jalan Korong Talau Nagari Kudu Gantiang Barat Kecamatan V Koto Timur ke Durian Dangka Nagari Sikucua Tengah Kecamatan V Koto Kampung Dalam (foto.dok.sa)


Kudu Gantiang Barat - Tingkat kesejahteraan masyarakat pedesaan atau Nagari itu, tentu dilihat kepada salah satu indikatornya adalah ketersediaan infrastruktur jalan beraspal nan rancak.


Jalan yang baik dan bagus sebagai sarana perhubungan, tentu sudah jelas akan memperlancar arus transportasi, maka akan terjadi pula pergerakan ekonomi warga masyarakat serta berdampak kepada tingkat kesejahteraannya


Jadi wajar saja warga masyarakat Korong Talau Nagari Kudu Gantiang Barat, Kecamatan V Koto Timur, berharap sangat kepada Bupati Padang Pariaman untuk dilanjutkan pengaspalan jalan dari Talau yang tembus ke Durian Dangka, Nagari Sikucua Tengah, Kecamatan V Koto Kampung Dalam.


Keluhan dan harapan itu dikemukakan Wali Nagari Kudu Gantiang Barat, M.Sayuti Tuangku Bagindo ketika menjawab pertanyaan ketika dihubungi fajarsumbar.com, Senin (23/01/23), sehubungan belum adanya kelanjutan pengaspalan ruas jalan Korong Talau - Durian Dangka.


"Ruas jalan yang menghubungkan antara Kecamatan V Koto Timur dengan Kecamatan V Koto Kampung Dalam ini, bertujuan supaya mempersingkat jarak tempuh warga masyarakat dari Talau ke Durian Dangka maupun sebaliknya, dibandingkan jalan memutar terlebih dahulu ke Kampuang Pauh Nagari Campago dan Basuang" jelas Walinagari M.Sayuti yang juga isterinya berdomisili di Pauh Kambar, Nan Sabaris ini.


Yang sangat penting sekali, sebut M.Sayuti, adalah agar memperlancar membawa hasil bumi warga kami dari perkebunan seperti kelapa, pinang, kulit manis dan pisang maupun untuk memenuhj kebutuhan sembilan pokok (sembako) warga disana.


"Sehingga warga yang berdomisili pada jalur kawasan ini, tepatnya warga Lambah Aua, Talau Tinggi dan Baliak Aua sekitar 45 (empat puluh lima) Kepala Keluarga (KK) ini, dalam membawa hasil pertanian dan kebutuhan sembako, mempergunakan sepeda motor yang "sangaik maghasai" sebagai alat angkut" ungkap M.Sayuti menyampaikan keluhan penduduknya. 


Walinagari M.Sayuti mengakui, bahwa jalan sepanjang 3,2 km ini, yang baru diaspal sepanjang 600 meter berada di Padang Siminyak Korong Talau. Oleh sebab itu, ia meminta kepada Bupati Suhatri Bur kiranya dapat merealisasikan kelanjutan dari pengaspalan jalan yang menghubungkan antara Nagari Kudu Gantiang Barat Kecamatan V Koto Timur dengan Nagari Sikucua Tengah Kecamatan V Koto Kampung Dalam tersebut.


Sedangkan Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Kudua Gantiang Barat Dasril, S.Hi yang dihubungi secara terpisah, sangat mendukung atas permintaan Walinagari M.Sayuti supaya dilanjutkan pengaspalan ruas jalan antara kedua Kecamatan tersebut dilakukan jalan oleh Pemda Padang Pariaman.


Kata Dasril, ruas jalan dari Nagari Sikucua Tengah di Kecamatan V Koto Kampung Dalam ke Nagari Kudu Gantiang Barat, merupakan salah satu akses "jalan lintas tengah" di Kabupaten Padang Pariaman menuju ke Kantor Bupati di Parit Malintang. Yakni dari Nagari Sikucua Tengah-Kudu Gantiang Barat-Balai Kudu-Sungai Pua-Lurah Ampalu-Lareh Nan Panjang-Lubuak Pua-Bisati-Limpato-Kampung Dalam Gadua-Pakandangan dan Parit Malintang.


"Ruas jalan yang disebutkan ini telah beraspal, terkecuali antara Talau Nagari Kudu Gantiang Barat dengan Durian Dangka Nagari Sikucua Tengah. Jikalau "jalan lintas tengah" Padang Pariaman ini diaspal dengan mulus, akan memperlancar dan mempersingkat jarak tempuh dan waktu bagi warga masyarakat di wilayah utara Padang Pariaman untuk berurusan ke Kantor Bupati. Hal demikian, bila dibandingkan mereka terlebih dahulu melalui Kota Pariaman-Pauh Kamba-Pakandangan-Parit Malintang" ungkap Dasril yang juga rang sumando Koto Mambang Sungai Durian ini.


Dasril juga berharap kepada Pemda Padang Pariaman, kiranya juga dapat membenahi dengan pengaspalan hotmik ruas jalan dari Simpang Paga Kawek ke Simpang Kampuang Pauh.


"Jalan Simpang Paga Kawek ke Simpang Kampuang Pauh ini, telah begitu parah dan memprihatinkan serta banyak berlubang. Kiranya Pemda Padang Pariaman memperhatikan jalur lalu lintas warga disini dengan pengaspalan hotmik nan rancak" sebut Dasril. 


Senada dengan itu, Drs.Rosman Roal Dt.Rajo Lenggang yang merupakan salah seorang Ninik Mamak Nagari Sikucua Tengah Kecamatan V Koto Kampung Dalam, juga bermohon supaya dapat direalisasikan untuk diaspal ruas jalan ini.


"Karena, telah cukup lama didambakan sebagai alternatif "jalan lintas tengah" Padang Pariaman dari wilayah Utara ke Kantor Bupati di Parit Malintang" sebut Rosman yang pernah menjabat Kepala Desa pada tahun 90-an.


"Bila ruas jalan yang sudah dibuka sejak 10 tahun lalu, telah diaspal hotmix rancak, akan terjadi peningkatan mobilitas warga lewat disana. Itulah harapan dan keinginan supaya memperlancar urusan nantinya" tutur Rosman Roal Dt.Rajo Lenggang yang pernah Sekretaris KAN Sikucua.


Sementara itu, Kepala Dinas PUPR El Abdes Marsyam yang dihubungi melalui handphone mengakui sedang menyusun pembahasan untuk rencana kegiatan anggaran (RKA) pada tahun 2023 ini.


"Kita masih melakukan proses dengan melihat kepada skala prioritas yang akan dikerjakan. Itupun, tentu tergantung kepada ketersediaan dana. Sebab, dana kita di APBD, masih terbatas disebabkan imbas dari wabah Covid-19". Tunggu dulu ya, berapa ruas jalan yang dikerjakan tahun anggaran 2023 ini" ucap dia meminta bersabar. (saco).