Kuliah Umum Politeknik ATI Padang, Tampilkan Staf Kusus Menteri Kementrian Peridustrian

Atas

Kuliah Umum Politeknik ATI Padang, Tampilkan Staf Kusus Menteri Kementrian Peridustrian

Selasa, 21 Maret 2023


.

Padang, FajarSumbar.Com - Politeknik ATI Padang, gelar Kuliah Umum, bertajuk, "Pengembangan Industri Nasional dan Peningkatan Kualitas SDM Industri, Melalui Pendidikan Tinggi Vokasi" di Gedung Serbaguna Kampus Politeknik ATI Padang Jln Adinegoro Bungo Pasang Tabing Padang, Senin (20/03/2023).

Kuliah Umum ini bersama Staf Kusus Menteri, Kementrian Peridustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) Febri Hendri Antoni Arief dan Nuh Azza Faisholhafidz HR operasional PT Padang Cakrawala apical grup Padang. 

Kuliah umum dengan moderator Dr. Harmiwati, N.H. ST ini, diikuti Mahasiswa, Dosen, Ketua Senat, Ketua Prodi dan Pudir Politeknik ATI Padang, para Satuan Kerja (Satker) SMK-SMTI Padang, SMAK Padang, Satker Balai Diklat Industri Padang, Satker Balai Standarisasi Industri dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik ATI Padang Dr. Ester Edwar. M.Pd mengatakan, kuliah umum ini bertjuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa tentang kebijakan pemeritah, khususnya di Kementrian Perindustria RI, terkait perkembangan industri di Indonesia.

Setelah mahasiswa ini lulus menjalani pendidikan, nantinya diharapkan bisa bekerja pada berbagai industri, terutama di Industri yang telah MoU dengan Politeknik ATI Padang.

"Kerjasama ini, dengan 100 industri, sedangkan yang telah melakukan MoU sebanyak 70 Industri.
terkait dengan pendidikan dual system yang memadukan antara pendidikan di kampus dengan keterampilan yang diperoleh mahasiswa melalui Kuliah Kerja Praktik (KKP) di Industri," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Staf kusus Menteri Kementrian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief selaku pembicara mengatakan, dalam melakukan pengolahan industri manufaktur perlu didukung dengan nilai tambah bahan baku dan bahan baku dasar yang selalu dibutuhkan dalam industri.

Bahan- bahan tersebut, sangat menentukan dalam melakukan proses pengolahan Industri, misalnya pengolahan CPO menjadi minyak goreng.

"Tak hanya itu, namun membutuhkan juga, teknologi dan Sumber Daya Manusia (SDM) terampil," katanya.

Mengolah dan menentukan nilai tambah bahan baku dan bahan baku dasar tu, tutur Febri Hendri Antoni Arief, ditentukan oleh tenaga kerja yang terampil dibidang industri.

Disisi lain, mahasiswa yang mengikuti kuliah umum ini, harus bersyukur bisa menjalani pendidikan vokasi di Politeknik ATI Padang yang dibina Badan Pengembangan Sumber Daya Industri (BPSDMI) Kemenperin RI) ini.

"Melalui Pendidikan vokasi Politeknik ATI Padang ini, telah banyak melahirkan SDM  industri yang terampil, sesuai dengan Moto Politeknik ATI Padang, yakni "Dunia Industri Menunggu Anda," ulas putra daerah Solok Sumbar itu.

Berdasarkan data dari BPSDMI, bahwa lulusan Politeknik ATI Padang 100 persen bekerja pada Industri, terutama melalui industri program dual sistem.

Menyinggung kinerja yang dicapai industri manufaktur Indonesia, ujarnya ditentukan dari kontribusi yang diberikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, yakni  baru mencapai 18,3 persen pada kuartal III Tahun 2022.

Dari kebutuhan industri manufaktur 5 persen, penerimaan pajak 25,7 persen, ekspor produk minyak goreng dan kendaraan bermotor nilainya cukup besar, sedangkan investasi Penanaman Modal Asing (PMA) 54,2 persen dan investasi Pemodal Dalam Negeri (PMDN) 45,8 persen, dari total investasi sepanjang Tahun 2022," ucapnya.

Di tempat yang sama, Nuh Azza Faisholhafidz HR operasional PT Padang Cakrawala apical grup Padang mengatakan, kegiatan Kuliah Kerja Pratek KKP di industri bagi mahasiswa, industri juga memperkenalkan seperti digital kontrol sistem,  proses produksi. "Maka mahasiswa merasakan bagaimana cara membuka baut, membuka kran dan lainya, ujarnya.

Salah satu cara yang baik dalam menghadapi  pekerjaan di Industri nanti, kata Nuh, minimal harus memiliki skill, pengetahuan dan keterampilan.(Rel Atip)