![]() |
| Tim Terpadu Sumbar ketika melakukan uji petik terhadap sejumlah jenis Pabukoaan di pasar Padang Panjang. |
Padang Panjang, fajarsumbar.com - Tim Terpadu Sumatra Barat terdiri dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pangan dan Polda Sumbar melakukan pemeriksaan (uji petik) makanan yang dijual pedagang di Padang Panjang, , Senin (3/4).
Didampingi tim dari Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, tim terpadu ini ingin memastikan keamanan kandungan pangan yang diperjualbelikan.
Tim menyasar bahan pabukoan (takjil) siap saji yang diperjualbelikan di Pasar Kuliner dan Pasar Pusat Padang Panjang.
Ahli Madya Balai Besar POM Padang, Drs. Antoni Asdi, M.Farm mengatakan, pengawasan ini rutin dilaksanakan baik saat Ramadan maupun memasuki Idulfitri.
"Kita memeriksa keamanan makanan yang dijual distributor Padang Panjang. Selain memeriksa izin edar, kami juga memeriksa layak atau tidaknya makanan tersebut untuk dikonsumsi," sebutnya.
Selain itu pihaknya juga memeriksa mutu produk takjil yang dijual masyarakat. Mereka mengambil 16 sampel yang akan di-screening dengan pengujian rapid test.
"Ada 16 sampel yang kami ambil dari pedagang yang ada di Pasar Kuliner dan Pasar Pusat.
Dari 16 makanan itu 13 makanannya aman dan tiga lagi akan diuji ulang di BPOM Padang," jelasnya.
Dia berharap semua produk yang ada di Padang Panjang bebas dari bahan-bahan berbahaya seperti borak, formalin, rodamin dan lain sebagainya.
"Nanti jika hasil uji makanan itu mengandung bahan berbahaya, akan kami minta pihak terkait menindaklanjuti kepada penjual," jelasnya.
Sementara itu Kadis Kesehatan Padang Panjang, dr. Faizah berharap makanan yang ada di Padang Panjang aman dari bahan berbahaya.
"Kepada masyarakat diimbau cerdas dalam memilih makanan. Karena makanan yang mengandung bahan berbahaya dari penampakan bisa dilihat. Kalau pangan aman, masyarakat akan lebih sehat," ujarnya. (syam)

Komentar