![]() |
| Usai gelar acara, Bupati, Wakil Bupati Solok Selatan foto bersama dengan peserta dan undangan. |
Solok Selatan, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengambil langkah tegas dalam upaya mengatasi masalah stunting yang menjadi perhatian serius di wilayah tersebut.
Dalam hal ini, pemerintah mengharapkan kerja sama dari berbagai pihak, terutama para Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana (KB) yang memiliki peran krusial dalam melibatkan masyarakat dalam pendataan dan pengentasan stunting.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menekankan pentingnya peran kader KB dalam menjangkau masyarakat secara langsung guna mencapai tujuan tugas mereka.
"Mencegah dan menangani permasalahan stunting adalah tanggung jawab kita semua. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, terutama para Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana," ungkapnya saat membuka pertemuan Peningkatan Kapasitas Kader PPKBD & Sub-PPKBD di Kabupaten Solok Selatan, Jumat (9/6/2023).
Bupati juga meminta dinas terkait untuk melibatkan dan memberikan pembekalan secara berkala kepada seluruh kader KB. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kader dalam penanganan stunting.
Dalam upaya mempercepat penanganan stunting, Bupati Solok Selatan juga meminta dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat, dan Wali Nagari untuk melibatkan kader KB dalam penanganan stunting di Posyandu, TK, dan PAUD.
Hal ini dianggap dapat memudahkan dalam pengumpulan data anak-anak yang terdiagnosis stunting, sehingga tindakan pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sejak dini.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh 344 orang, termasuk 277 sub-PPKBD dan 47 koordinator nagari. Lebih dari setengah dari jumlah kader tersebut sudah terlibat dalam tim pendamping keluarga dan kader PKK untuk membantu menurunkan angka stunting.
Bupati Khairunas berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan peran aktif para kader dalam mengendalikan, mengelola, dan melaksanakan program KB dalam pembangunan keluarga. Hal ini diharapkan dapat membantu mencapai target pelaksanaan KB yang ditetapkan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati H Yulian Efi, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Staf Ahli dan Asisten, serta jajaran Kepala OPD. Setelah acara berakhir, Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan bersama peserta dan undangan berfoto bersama sebagai tanda semangat bersatu dalam mengatasi masalah stunting. (abg)

Komentar