Juventus Dihukum Tidak Berlaga di Kompetisi Eropa Musim Ini oleh UEFA -->

Iklan Atas

Juventus Dihukum Tidak Berlaga di Kompetisi Eropa Musim Ini oleh UEFA

Sabtu, 29 Juli 2023
Juventus 


Jakarta - Keputusan yang mengejutkan datang dari UEFA, yang telah menghukum Juventus dengan larangan berlaga di kompetisi Eropa musim ini. Si Nyonya Tua terpaksa harus absen dari Europa Conference League karena melanggar aturan financial fair play (FFP).


Selain dilarang tampil di Conference League, Juventus juga harus membayar denda sebesar 20 juta euro (setara dengan Rp302 miliar), dengan separuh dari jumlah itu ditangguhkan.


"Juventus melanggar kerangka peraturan UEFA dan melanggar perjanjian yang ditandatangani pada Agustus 2022, dan diputuskan untuk dikeluarkan dari kompetisi klub pria UEFA pada musim 2023/24," demikian pernyataan resmi dari UEFA yang dikutip dari AFP, Sabtu (29/7).


UEFA menyatakan bahwa setengah dari denda yang dijatuhkan, yaitu 10 juta euro (Rp151 miliar), hanya akan diberlakukan jika Juventus gagal mematuhi aturan FFP dalam tiga tahun mendatang.


Terjadi perubahan dalam posisi Juventus di Conference League musim ini, di mana UEFA memilih Fiorentina sebagai pengganti. Fiorentina finis di posisi delapan Liga Italia pada musim lalu.


Menanggapi hukuman UEFA, pihak Juventus memutuskan untuk tidak melakukan banding. Meskipun menerima hukuman tersebut, Juventus tetap meyakini bahwa mereka tidak melakukan kesalahan sebagaimana yang dituduhkan oleh UEFA.


Alasan Juventus memilih untuk tidak mengajukan banding kemungkinan karena Conference League merupakan kompetisi Eropa paling rendah. Mereka ingin fokus pada kompetisi domestik agar dapat berlaga di Liga Champions pada musim depan.


"Kami menyesali keputusan Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA. Kami tidak sepakat dengan interpretasi yang telah diberikan tentang pembelaan kami, dan kami tetap yakin akan kebenaran tindakan kami dan validitas argumen kami. Namun, kami telah memutuskan untuk tidak mengajukan banding atas keputusan ini," ucap Presiden Juventus, Gianluca Ferrero.


Pada bulan Mei sebelumnya, Juventus telah menyetujui untuk membayar denda lebih dari 700 ribu euro karena dituduh terlibat dalam merekayasa nilai transfer, gaji, dan laporan keuangan terkait keuntungan modal.


Selain hukuman di tingkat Eropa, Juventus juga mendapatkan sanksi dari Liga Italia, dengan pengurangan poin sehingga mereka harus finis di posisi ketujuh dalam klasemen Liga Italia pada musim lalu.(des)