![]() |
| Ini terlihat salah satu kegiatan pelatihan dari peserta dari pelaku UMKM yang lagi asyik praktek di Politeknik ATK Yogyakarta (foto.dok.ikp) |
Yogyakarta - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kirim enam orang pelaku ekonomi kreatif Sub sektor fashion, mengikuti kegiatan pelatihan dan magang di Politeknik Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta.
Kegiatan pelatihan selama 5 hari (2 s.d 6 Oktober 2023) ini, merupakan tindaklanjut dan implementasi proyek Perubahan Perspektif Rudy Repenaldi Rilis dengan NDH 42, pada Diklat PKN Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2023, Puslatbang LAN RI.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik ATK Yogyakarta Sugiyanto bertempat di ruangan Smart Meeting Politeknik ATK di Jalan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro, Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (02/10/202).
Juga dihadiri oleh Project Leader Proyek Perubahan PERSPEKTIF yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Padang Pariaman Rudy R Rilis.
Iaut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) M. Fadhly Sekretarisnya Disparpora Alfiardi, jajaran Tim Efektif Perspektif, Kepala OPD, Pimpinan Cabang Bank Nagari Lubuk Alung Zulfahmi.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik ATK Yogyakarta Sugianto mengucapkan selamat datang dan memberi selamat kepada rombongan yang dipimpin Sekda Rudy. Dan, selama satu minggu ke depan peserta akan dilatih dengan memperkenalkan wawasan dan praktik.
"Selamat mengikuti pelatihan, semoga dapat memberi dampak pada peningkatan UMKM di Padang Pariaman," ujarnya.
Sementara itu, Rudy R Rilis mengatakan, peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan dan magang ini merupakan pelaku UMKM yang sudah menekuni usaha di Padang Pariaman. Dia berharap kepada peserta agar dapat menularkan sesama pelaku UMKM lainya yang ada di Kabupaten Padang Pariaman.
"Enam orang yang telah difasilitasi untuk dapat berbagi dan menularkan ke banyak pelaku UMKM serta ekonomi kreatif di Padang Pariaman nantinya," terang dia.
Dan selama proses pelatihan dan magang ini, tambah Rudy, diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan keterampilan, pengetahuan serta kemampuan peserta. Sehingga peserta dapat menumbuhkan inovasi dan ide baru dalam meningkatkan produk yang dihasilkan.
"Melalui pelatihan ini, para pelaku industri dan ekonomi kreatif dapat menemukan gagasan baru dalam melihat peluang bisnis ke depannya," imbuhnya.
Sebelumnya, kegiatan ini telah diawali dengan bentuk pengajuan proposal dengan berbagai kegiatan lainya. Sehingga pada hari ini, difasilitasi pengiriman 6 (enam) orang peserta dari unsur UMKM dan Ekonomi Kreatif Padang Pariaman untuk mengikuti pelatihan dan magang di Politeknik ATK Yogyakarta ini.
Juga dilaksanakan pendatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Padang Pariaman dengan pihak Politeknik ATK Yogyakarta. Kerjasama yang dijalin adalah dalam upaya peningkatan sumberdaya manusia melalui pelatihan dan magang.(rsaco).
Komentar