Sijunjung Jadi Tuan Rumah Rakornas Perencanaan 2023 Geopark Indonesia -->

Iklan Atas

Sijunjung Jadi Tuan Rumah Rakornas Perencanaan 2023 Geopark Indonesia

Selasa, 21 November 2023
.


Sijunjung, fajarsumbar.com  - Kabupaten Sijunjung jadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perencanaan 2023 Geopark Indonesia dari 19-22 November 2023. Adapun pembukaan nya dilaksanakan pada Senin 20 November 2023 di Gedung Pancasila Nagari Muaro oleh Dr.Vivi Yulas Wati, M.Sc (Deputi Kemaritiman Sumber Daya Alam Bappenas) 


Tidak tanggung tanggung yang hadir dalam pelaksanaan Rakornas tersebut, seperti Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenkomarves, Bapak Odo R.M Manuhutu, Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan, Kementerian PPN/Bappenas, Bapak Nizhar Marizi, ST, M.Si, Ph.D. 


Direktur Pengawasan Akuntabilitas Program Lintas Sektoral Pembangunan Daerah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Bapak Dr. Arman Sahri Harahap, S.E., M.M 


Kepala Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Perencana, Kementerian PPN/Bappenas, Wignyo Adiyoso, S.Sos, MA, Ph.D: 


Bupati, Walikota juga hadir. Para Pimpinan Unit Kerja Kementerian Lembaga terkait di Komite Nasional Geopark Indonesia, 

.


Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia, Para Kepala Bappeda Provinsi dan Kabupaten, Para Kepala Badan Pengelola Geopark/ Jaringan Geopark Indonesia sedikitnya hadir dalam Rakornas tersebut 23 orang pejabat dari Kementerian dan Lembaga RI.


Selain itu juga hadir 10 Badan Pengelola UNESCO Global  Geopark (BP UGGp) dan  9 orang Badan Pengelola Geopark se Nusantara, 16 orang Pakar, Akademisi dan Asosiasi Propesi. Sedangkan dari Pemerintah Daerah Provinsi Sumbar yakni Gubernur Sumbar, beserta jajarannya, Bupati Sijunjung Bupati Agam, Walikota Sawahlunto dan Bukittinggi, 


Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir S.STP.M.Si, hadir bersama Ny. Riri Benny Dwifa , Wakil Bupati Iraddatillah,S.Pt. dan Ny. Dona Iraddatillah, Forkopimda,  Pj Sekda. Drs. Endi Nazir.  Seluruh Kepala OPD. Camat dan Seluruh undangan lainnya.


Pada hari ketiga pelaksanaan Rakornas Perencanaan Geopark Indonesia di Kabupaten Sijunjung,  dijadwalkan melakukan flied trip di lima lokasi yang disuguhkan panitia pelaksana.


Adapun kelima lokasi flied trip tersebut adalah,  Jambu Lipo, Silokek, Aie Tajun Batang Teye, Arung Jeram dan Ngalau Talago dan pada malam nya akan Dilakukan penutupan Rakornas di Balairung Lansek Manih, besok Rabu tanggal 22 para peserta kembali ke tempat daerah masing-masing,


Dalam pelaksanaan Rakornas Perencanaan 2023 Geopark Indonesia di Kabupaten Sijunjung sukses, dan tentunya harapan demi harapan baik yang disampaikan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir S.STP.M.Si.


Dalam pembukaan Rakornas tersebut tercapai  dalam pembangunan yang ditetapkan dalam upaya Geopark Nasional Ranah Minang Silokek menuju Unesco Global Geopark (UGGp) yang tentunya secara tidak langsung akan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sijunjung melalui kunjungan wisatawan, meningkatkan jasa transportasi dan akomodasi, harapan Bupati Sijunjung Benny Dwifa bisa terwujud.


.

Dan begitu juga dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang disampaikan kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat Medi Iswandi, ST, MM. Saat pembukaan Rakornas berharap pengembangan geopark di Sumatera Barat untuk dapat menjadi salah satu geopark dunia. 


Saat ini Provinsi Sumatera Barat telah memiliki tiga geopark nasional (yaitu Geopark Nasional Ngarai Sianok Maninjau, Geopark Nasional Sawahlunto, dan Geopark Nasional Silokek), enam aspiring geopark (Aspiring Geopark Singkarak, Aspiring Geopark Harau, Aspiring Geopark Talamu, dan Aspiring geopark Solok Selatan, Aspiring Geopark Dharmasraya dan Aspiring Geopark Pasaman), yang saat ini telah mendapatkan penetapan warisan geologi secara keseluruhannya menjadi Geopark Ranah Minang menuju geopark dunia dengan tema “Living Harmoni With Great Sumatra Fault”. Jelasnya


Sementara itu Ahya Rudin Dewan Pakar KNGI mantan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan Geopark Silokek Kabupaten Sijunjung Untuk menuju geopark Unesco, masih perlu penataan pengelolaan yang jelas terhadap Kawasan Geopark Silokek, yang pertama itu terhadap pintu masuk dari jalan lintas Sumatera menuju kawasan Silokek, harus ada sebuah pusat informasi terkait Geopark Silokek dan saat ini belum ada


Kedua informasi yang terkait dengan gioswt masih terpikirkan pariwisata dan begitu mengembangkan Geopark semua konsep harus terpikirkan bagaimana cara Geopark mengerakan pembangunan kawasan Geopark itu sendiri.


Makan bajamba pada penutupan Rakornas bersama peserta di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Sijunjung


Menurut Ahya Rudin untuk saat ini Geopark Silokek perlu penataan ulang jika menuju Unesco Global Geopark (UGGp) dan harus banyak yang akan dilakukan teman-teman yang peduli dengan kawan Silokek harus Bersama-sama dengan instansi pemerintah tokoh-tokoh masyarakat tokoh pemuda bundo kanduang yang ada dalam kawasan Geopark Silokek ini 


Dan selanjutnya yang harus di sediakan lagi geotrail sehingga untuk menuju lokasi geosite mudah di jangkau oleh pengunjung tersebut 


Lebih terpenting lagi adalah informasi terkait Geopark itu sendiri karena orang-orang akan bertanya tanya apa itu taman Bumi, tapi jika diinformasikan dengan teknologi tinggi webset yang bagus dengan teknologi tinggi masyarakat gambang mengakses nya pasti akan maju, pungkasnya, (def/adv)